Jumat, 03 Sep 2021 22:17 WIB

dr Reisa Ingatkan Pentingnya Skrining Pribadi Sebelum Beraktivitas

Jihaan Khoirunnissa - detikHealth
dr. Reisa Broto Asmoro Foto: dok. BNPB
Jakarta -

Pemerintah telah membuka kembali beberapa aktivitas di fasilitas publik, seperti pusat perbelanjaan dan fasilitas olahraga. Selain tetap menggencarkan vaksinasi dan mengetatkan penerapan protokol kesehatan (prokes), pemerintah juga mendorong masyarakat untuk melakukan skrining pribadi sebelum beraktivitas di luar rumah.

Dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) - Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) di Istana Kepresidenan, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, Reisa Broto Asmoro mengatakan skrining pribadi tak kalah penting untuk dilakukan sebelum keluar rumah. Misalnya dengan mengecek suhu tubuh dan memastikan tidak dalam keadaan sakit.

"Kemudian, mengenakan masker atau masker dobel untuk efektivitas lebih optimal. Selain itu, bila memungkinkan masyarakat perlu membawa pencuci tangan, masker cadangan, dan desinfektan pribadi," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (3/9/2021).

Menurutnya, pembukaan beberapa fasilitas publik ini menjadi langkah baik. Untuk itu, Reisa mengimbau agar masyarakat segera mendapatkan vaksin COVID-19. Reisa menyebut, sampai dengan akhir Agustus 2021, Indonesia telah mengamankan stok vaksin di atas 218 juta dosis dalam bentuk bahan baku maupun vaksin jadi. Selain itu, sepanjang 8 bulan pertama tahun ini, Biofarma telah mengirimkan 129.891.072 dosis vaksin ke seluruh Indonesia.

Ia menjelaskan saat ini sudah lebih dari 65 juta warga Indonesia telah mendapatkan vaksin dosis pertama, dan sekitar setengahnya sudah divaksin lengkap. "Pastikan kita dan keluarga segera tervaksin dengan lengkap," terangnya.

Ia mengatakan vaksin tidak hanya berfungsi untuk melindungi diri, tapi juga menjaga keamanan orang lain yang berpapasan di ruang publik. Reisa pun mengibaratkannya dengan prinsip reciprocity.

"Masyarakat perlu memastikan dirinya divaksin untuk menghargai dan melindungi mereka yang sudah divaksin. Saat mengunjungi pusat perbelanjaan, hampir seluruh pegawainya sudah divaksin. Maka untuk menghormati keselamatan mereka, pengunjung pun harus memastikan diri sudah divaksin, sebelum masuk ke lokasi perbelanjaan," tuturnya.

Reisa juga mengimbau masyarakat untuk tidak berkerumun, tidak berlama-lama, perbanyak berada di ruang dengan ventilasi baik, memastikan masker dipakai dengan benar, serta menyiapkan aplikasi PeduliLindungi untuk masuk ke lokasi. Ia pun menganjurkan masyarakat untuk memilih lokasi yang dekat, sehingga tidak terlalu lama dalam perjalanan. Sebab akan meningkatkan risiko lelah dan membuat lengah dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Masyarakat harus membiasakan diri mengikuti norma baru di ruang publik, atau yang dikenal dengan istilah adaptasi kebiasaan baru. Gencarkan vaksinasi dan disiplin protokol kesehatan," tandasnya.

Sebagai informasi, penjelasan lebih lengkap mengenai protokol tersebut telah diterbitkan oleh Satgas COVID-19 dalam Buku Panduan Protokol Kesehatan yang memuat acuan perilaku sesuai protokol kesehatan di tempat umum. Buku tersebut dapat diunduh dari https://covid19.go.id/ atau dengan mengikuti akun Instagram @satgasperubahanperilaku.



Simak Video "Alhamdulillah! Keterisian Tempat Tidur di RSDC Sudah di Bawah 10%"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)