Senin, 06 Sep 2021 06:01 WIB

Round Up

COVID-19 Cepat Turun di Indonesia, Malaysia Terheran-heran

Tim detikHealth - detikHealth
Jakarta -

Seorang politisi Malaysia mengaku keheranan melihat kondisi COVID-19 di Indonesia yang terus membaik. Di sisi lain, Indonesia mengklaim PPKM menjadi salah satu kuncinya.

"Jadi mulai 3 Juli PPKM emergency yang kita lakukan dan terus kita lakukan sampai saat ini dengan melakukan evalusi per minggunya sampai betul-betul kita lihat bahwa situasinya itu sudah betul-betul terkendali," kata juru bicara vaksinasi COVID-19 Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi, Minggu (5/9/2021).

Faktor lain adalah testing yang diklaim meningkat. Meski belakangan memang menurun, testing di Indonesia menurut dr Nadia sempat di atas target WHO.

Keheranan atas situasi COVID-19 Indonesia disampaikan oleh pemimpin Partai Aksi Demokratik (DAP) Lim Kit Siang di Malaysia, Ia mempertanyakan keheranan tersebut kepada Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin.

"Bisakah menteri kesehatan yang baru, Khairy Jamaluddin, menjelaskan mengapa selama 16 hari berturut-turut, Indonesia telah mengurangi kasus baru Covid-19 hariannya menjadi kurang dari Malaysia bahkan kurang dari setengah seperti kemarin 8.955 kasus menjadi 20.988 kasus Malaysia?" kata Lim.

Sebagai perbandingan, berikut perbandingan situasi COVID-19 di Malaysia Vs Indonesia sepekan terakhir.

Berikut riwayat kasus COVID-19 Malaysia selama sepekan terakhir.

MALAYSIA

  • 4 September: 19.507 kasus baru
  • 3 September: 19.378 kasus baru
  • 2 September: 20.988 kasus baru
  • 1 September: 18.762 kasus baru
  • 31 Agustus: 20.897 kasus baru
  • 30 Agustus: 19.268 kasus baru
  • 29 Agustus: 20.579 kasus baru

INDONESIA

  • 4 September: 6.727 kasus baru
  • 3 September: 7.797 kasus baru
  • 2 September: 8.955 kasus baru
  • 1 September: 10.337 kasus baru
  • 31 Agustus: 10.534 kasus baru
  • 30 Agustus: 5.436 kasus baru
  • 29 Agustus: 7.427 kasus baru

(up/up)