ADVERTISEMENT

Senin, 06 Sep 2021 19:07 WIB

Singgung Lonjakan di Malaysia, Wamenkes Klaim Puncak COVID-19 RI Sudah Lewat

Vidya Pinandhita - detikHealth
Petugas medis melakukan pemeriksaan terhadap pasien COVID-19 di selasar Ruang IGD RSUD Cengkareng, Jakarta, Rabu (23/6/2021). Meningkatnya kasus COVID-19 di ibu kota dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan penuhnya tingkat keterisian kamar perawatan di rumah sakit tersebut sehingga sebagian pasien COVID-19 terpaksa antre untuk mendapatkan tempat perawatan. ANTARA FOTO/Fauzan/hp. Foto: ANTARA FOTO/FAUZAN
Jakarta -

Wakil Menteri Kesehatan, dr Dante Saksono Harbuwono, menyebut Indonesia sudah melewati puncak konfirmasi kasus COVID-19. Namun begitu, perjuangan masih belum selesai. Bercermin pada negara-negara lain yang lebih 'ngebut' soal vaksinasi, lonjakan kasus COVID-19 masih kembali terjadi.

"Kami sudah melewati masa puncak kasus konfirmasi kasus perawatan di rumah sakit dan kematian di rumah sakit untuk eskalasi beberapa waktu yang lalu. Saat ini di negara-negara tetangga kita, eskalasi itu masih terjadi," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Senin (6/9/2021).

"Di Malaysia masih terjadi kasus eskalasi, di Filipina masih terus terjadi, di Vietnam masih terus terjadi, sedangkan kita menurun," lanjut dr Dante.

Ia menegaskan, penurunan jumlah kasus ini perlu ditindaklanjuti dengan penguatan medis. Sebab di sejumlah negara seperti Amerika Serikat di mana cakupan vaksinasi COVID-19 sudah 52 persen atau Inggris yang sudah 63 persen, kenaikan jumlah kasus COVID-19 masih terus terjadi.

"(Kenaikan kasus) disebabkan protokol kesehatan yang selama ini diabaikan karena merasa sudah dilakukan vaksinasi. Vaksinasi bukan satu-satunya game changer tapi salah satu komponen yang penting untuk dilakukan. Tapi yang terpenting adalah protokol kesehatan," pungkasnya.



Simak Video "Menkes Budi Beberkan Penyebab Kasus Covid-19 Global Naik Lagi"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT