Kamis, 09 Sep 2021 07:07 WIB

Euforia Kasus Corona di RI Turun Bisa Picu Gelombang Ketiga

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
RSUD Kramat Jati Jakarta Timur menyetop sementara layanan rawat jalan, Senin (28/6). Layanan kesehatan bakal difokuskan pada penanganan pasien COVID-19 dan vaksinasi. Foto: Andhika Prasetia
Jakarta -

Saat ini, penerapan level PPKM secara nasional berada di situasi level 2. Sudah ada 16 provinsi yang melaporkan angka positivity rate di bawah 5 persen.

Ketua Tim Peneliti Whole Genome Sequencing (WGS) dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada dr Gunadi PhD, SpBA, mengingatkan ancaman gelombang ketiga COVID-19 masih ada. Terlebih capaian program vaksinasi saat ini belum mencapai kekebalan komunitas atau herd immunity.

"Masyarakat sebaiknya tidak lengah dan euforia terlalu dini, apalagi kemudian melonggarkan protokol kesehatan," katanya, Rabu (8/9/2021).

Meski ada penurunan BOR pasien COVID-19, dr Gunadi jg menyatakan pihak rumah sakit agar tetap bersiaga menghadapi lonjakan kasus. Alat kesehatan seperti tabung oksigen, pasokan obat, bahkan SDM kesehatan harus disiagakan untuk menghadapi kemungkinan terburuk.

"RS tetap perlu menyiapkan langkah-langkah antisipatif bukan reaktif sehingga selalu siap jika ada eskalasi sehingga keparahan dan kematian tidak tinggi," bebernya.

Tonton juga Peluang Bisnis Fried Chicken Gerobakan Rp 5 Juta

[Gambas:Video 20detik]



(kna/up)