Senin, 13 Sep 2021 14:36 WIB

Gejala COVID-19 Varian Delta yang Menular Secepat Cacar Air

Syifa Aulia - detikHealth
Isolation Quarantine Coronavirus Covid 19 Gejala COVID-19 varian Delta. (Foto: Getty Images/Xesai)
Jakarta -

Varian Delta COVID-19 menjadi varian dengan tingkat penularan paling cepat, bahkan studi Central of Disease Control (CDC) menyebut transmisinya secepat cacar air. Pasien COVID-19 sendiri terkadang tidak mengetahui apakah mereka tertular COVID-19 varian Delta atau varian lain. Pasalnya, gejala COVID-19 varian Delta cenderung sulit dibedakan dengan penyakit flu biasa.

Profesor epidemiologi genetik di King's College London sekaligus pendiri studi gejala COVID ZOE, Profesor Tim Spector, MD, mengatakan bahwa gejala COVID-19 varian Delta tidak memiliki perbedaan dengan varian yang lain.

Lebih lanjut, ia menyebutkan beberapa gejala COVID-19 varian Delta yang serupa dengan varian lain. Berikut gejalanya:

- Sakit kepala
- Sakit tenggorokan
- Flu
- Demam
- Batuk
- Kehilangan kemampuan indra perasa dan penciuman

"Varian ini sepertinya bekerja dengan cara yang sedikit berbeda. Orang-orang mungkin akan merasa hanya terkena pilek musiman biasa sehingga masih keluar rumah untuk pesta dan kemungkinan akan menyebarkannya ke enam orang lain. Ini yang jadi masalah," jelas Profesor Tim, dikutip dari BBC.

Sementara itu, dikutip dari corona.jakarta.go.id, beberapa pasien COVID-19 yang terserang varian Delta juga merasakan gejala di bawah ini:

- Nyeri otot
- Hidung tersumbat
- Mual atau muntah
- Diare
- Sakit perut
- Pembekuan darah
- Nafsu makan hilang
- Pendengaran terganggu
- Gangren (kematian jaringan tubuh)

Orang yang rentan tertular varian Delta

Berdasarkan data National Health Service (NHS), ada kelompok tertentu yang memiliki risiko tinggi tertular varian Delta. Data itu dikeluarkan setelah pihak NHS menganalisis 92.029 kasus varian Delta di Inggris sejak awal Februari hingga pertengahan Juni 2021.

Sebanyak 82.500 pasien berusia di bawah 50 tahun dan 53.882 pasien belum mendapat vaksinasi. Berikut daftar kelompok rentan:

- Orang berusia di bawah 50 tahun
- Orang yang belum divaksinasi COVID-19

Adanya kelompok rentan itu menjadi peringatan serius bagi masyarakat yang belum divaksinasi. Sementara itu, dr Riyadi Sutarto, SpP, mengatakan bahwa varian Delta memiliki tingkat transmisi lebih cepat dibandingkan Alpha (B117).

"Penelitian di Inggris menemukan kalau proses transmisinya 60 persen lebih cepat ketimbang varian Alpha. Gejala (COVID-19 varian Delta) juga lebih berat dan 2,5 kali lebih banyak menyerang usia muda," kata dr Riyadi, dari RSUP Persahabatan, dalam siaran langsung di Instagram @radiokesehatan, Selasa, (13/7/2021).



Simak Video "Siapkah Indonesia Hadapi Varian Corona yang Lebih Ganas?"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)