Sabtu, 18 Sep 2021 17:02 WIB

Variasi Seks Vs Penyimpangan, Batasannya Apa Sih?

Syifa Aulia - detikHealth
Colour backlit image of the silhouette of a woman with her hands on her head in a gesture of despair. The silhouette is distorted, and the arms elongated, giving an alien-like quality. The image is sinister and foreboding, with an element of horror. It is as if the woman is trying to escape from behind the glass. Horizontal image with copy space. Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Beberapa orang menganggap seks anal sebagai salah satu variasi seksual. Namun, sebagian lagi menganggap bahwa hal tersebut adalah penyimpangan seksual.

Menanggapi hal tersebut, Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd-KSAAM selaku pakar andrologi, seksologi dan anti-aging medicine, mengatakan bahwa istilah variasi dalam berhubungan seksual harus dilakukan dalam konteks yang sehat.

Hal ini agar tidak menimbulkan akibat yang buruk bagi salah satu atau kedua belah pihak. Tapi, jika variasi itu menimbulkan akibat yang buruk atau akibat yang tidak sehat, Profesor Wimpie menyarankan untuk segera menghindarinya.

"Katakanlah misalnya begini, variasi hubungan seksual katakanlah variasi posisi, posisi laki-laki di atas, posisi perempuan di atas, nah itu variasi. Lalu variasi rangsangan misalnya, rangsangan seksual menggunakan tangan, menggunakan kontak bibir dengan bibir, kemudian ada oral seks," jelas Profesor Wimpie, dalam program e-Life Detikcom, Jumat (17/9/2021).

Ia mengatakan, selama variasi tersebut dilakukan secara tidak berlebihan dan tidak menimbulkan akibat yang buruk, hal itu masih bisa dikatakan variasi. Sebaliknya, jika variasi yang dilakukan menimbulkan akibat yang buruk bagi salah satu atau kedua pihak, hal itu tidak bisa dikatakan sebagai variasi seksual.

"Tetapi memang ada orang yang melakukan anal seks karena memang dalam kondisi tertentu, misalnya orang homoseksual, seksual laki dengan laki. Yang bisa mereka lakukan selain oral seks, ya anal seks. Itu kalo dalam konteks bukan pasangan antara laki-laki dan perempuan," katanya.



Simak Video "Seks Anal dari Kacamata Medis"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/ayd)