Minggu, 19 Sep 2021 06:30 WIB

Isoter COVID-19 di Bantul Mulai Kosong, Nakes Dialihkan untuk Vaksinasi

Pradito Rida Pertana - detikHealth
Hutan pinus jadi salah satu objek wisata andalan di Bantul. Namun bukan untuk berwisata, sejumlah warga datang ke sana untuk jalani vaksinasi COVID-19 massal. Foto: Pradito Rida Pertana/Detikcom
Bantul -

Turunnya kasus COVID-19 di Bantul membuat sejumlah tempat isolasi terpadu atau isoter baik milik Kabupaten atau milik Kalurahan tidak lagi merawat pasien. Alhasil, nakes di tempat tersebut dialihkan untuk membantu vaksinasi.

"Jadi tren kasus (COVID-19) di Bantul turun sangat banyak. Hal ini bisa dilihat dari tingkat keterisian bed (BOR) isoter milik Kabupaten dan Kalurahan yang saat ini sudah kosong," kata penanggungjawab isoter milik Kabupaten di Bantul dr Tarsisius Glory saat dihubungi wartawan, Sabtu (18/9/2021).

Pria yang juga Direktur Rumah Sakit Lapangan Khusus COVID-19 (RSLKC) Bambanglipuro ini melanjutkan, bahwa BOR di RSLKC juga mengalami penurunan yang cukup siginifikan. Hal itu membuat pasien COVID-19 dengan kategori ringan dan sedang bisa langsung ditangani di RSLKC.

"Kalau BOR di rumah sakit lapangan (RSLKC) turun jauh di bawah 30 persen dari tempat tidur yang ada. Karena itu akan kita ambil alih penanganan pasien positif (COVID-19) langsung ke RSLKC, karena banyak bed kosong," ujarnya.

Selain itu, Glory menyebut tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di isoter milik Kabupaten akan dialihkan untuk membantu pelaksanaan vaksinasi. Mengingat Kabupaten Bantul mulai melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) pekan depan.

"Untuk nakes di isoter kita alihkan membantu vaksinasi. Karena kita ingin mempercepat vaksinasi untuk pelajar baik untuk SD yang usianya sudah 12 tahun, SMP, SMA dan SMK sederajat jelang PTM," ucapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Persiapan yang Harus Dilakukan untuk Menuju Endemi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]