Sabtu, 25 Sep 2021 16:06 WIB

Tidur Pakai Bra atau Tanpa Bra, Mana yang Lebih Sehat untuk Payudara?

Sponsored - detikHealth
Milari Foto: Milari
Jakarta -

Menurut Dr. Amber Guth, direktur Breast Cancer Surgery Multidisciplinary Fellowship di NYU Langone Medical Center, tidak ada kepastian medis baik dalam segi manfaat atau risiko kesehatan dari tidur memakai bra. Tidur memakai bra bisa memberikan kenyamanan, tetapi bukan menjadi jaminan agar payudara bisa tetap kencang.

Wanita yang memiliki payudara besar cenderung untuk tidur menggunakan bra, begitu pula dengan ibu hamil. Karena payudara mereka dapat membesar hingga dua kali lipat dari ukuran pada normalnya dan jauh lebih berat.

Semua orang tampaknya punya pendapat yang berbeda mengenai hal ini. Beberapa orang berpendapat bahwa tidur memakai bra bisa mencegah payudara kendur, lainnya mengatakan bahwa bra yang dipakai selama tidur akan memblokir kerja kelenjar getah bening, dan bahkan bisa menyebabkan kanker payudara.

Tidak sedikit pula yang mengatakan tidur memakai bra bisa membuat payudara semakin kencang, tetapi ada juga yang berpendapat bahwa bahan bra bisa sebabkan iritasi pada payudara.

Tidur Tanpa Bra

Sebagian orang lebih memilih tidur tanpa bra karena dianggap lebih nyaman. Manfaat tidur tanpa bra sebenarnya bisa membantu melancarkan peredaran darah, terutama bagi wanita yang seharian penuh menggunakan bra yang ketat.

Bra terlalu ketat bisa diamati dari bekas berbentuk garis yang terlihat di kulit sekitar bra. Apabila wanita sering menggunakan bra terlalu ketat tanpa jeda, jaringan kulit yang tertekan tidak memiliki kesempatan untuk pulih.

Jika berlangsung dalam jangka panjang, dampaknya bisa mempengaruhi jaringan kulit. Selain payudara, area sekitar yang terbungkus bra sebenarnya ada otot, pembuluh darah, kelenjar getah bening, sampai saraf.

Jika bra terlalu ketat, pasokan darah atau peredaran darah, termasuk ke kelenjar getah bening di antara ketiak dan payudara, juga ikut bisa terhambat. Dengan demikian, tidur tanpa bra bermanfaat untuk menjaga sirkulasi darah agar lebih lancar.

Tidur Pakai Bra

Pendapat wanita pakai bra saat tidur agar payudaranya tidak kendur sebenarnya hanya mitos belaka. Dilansir dari Cosmopolitan, payudara kendur seiring bertambahnya usia adalah keniscayaan bagi setiap wanita.

Payudara secara alami bisa kendur karena elastisitas jaringan ikat yang menahan payudara berkurang seiring usia yang makin banyak. Selain faktor usia, payudara juga bisa semakin kendur karena menyusui, faktor genetika, merokok, berat badan yang naik atau turun secara drastis, dan aktivitas fisik ekstrem.

Dengan beragam alasan tersebut, tidur pakai bra tidak bisa mencegah payudara wanita kendur atau melorot. Kendati demikian, sah-sah saja apabila wanita menghendaki tidur pakai bra.

Melansir John Hopkins Medicine, tidur pakai bra dapat memicu kanker juga hanya mitos. Wanita boleh tidur pakai bra asalkan tidak mengurangi kualitas tidur serta membuat tidur jadi lebih nyaman.

Perempuan dengan ukuran payudara besar biasanya lebih nyaman tidur tetap memakai bra. Namun, perhatikan memilih bra untuk tidur.

Sebaiknya, gunakan bra tidak berkawat dan bra yang tidak terlalu ketat agar tidur tidak terganggu. Wanita juga bisa menggunakan piyama atau atasan yang sudah dilengkapi bantalan bra lembut untuk tidur. Dengan bra yang tidak kelewat ketat dan tidak menimbulkan iritasi, tidur bisa jadi lebih nyenyak.

Benarkah Tidur Pakai Bra Berisiko Kanker Payudara?

Gagasan bahwa memakai bra selama lebih dari delapan sampai 12 jam dalam satu hari akan melemahkan jaringan payudara sehingga payudara akan lebih cepat melorot adalah tidak benar.

Pengenduran atau perubahan bentuk payudara diakibatkan oleh sejumlah faktor, seperti kehamilan, menyusui, penurunan berat badan, hukum gravitasi, atau tanda-tanda penuaan (berkurangnya produksi kolagen).

Deborah Axelrod, M.D, dokter bedah payudara dan rekanan profesor dari NYU Langone Medical Center, mengatakan bahwa bra berkawat atau memakai bra saat tidur tidak akan meningkatkan risiko Anda terhadap kanker payudara.

MilariFoto: Milari

Rumor ini dimulai sekitar tahun 90-an, yakni seorang penulis buku mengklaim bahwa memakai bra ketat setiap hari, terutama bra berkawat, menimbulkan risiko yang lebih tinggi terhadap kanker payudara.

Ia mengklaim bahwa dengan membatasi kerja sistem limfatik (yang mengeliminasi racun dari dalam tubuh), bra bisa memerangkap racun untuk tetap tinggal dalam jaringan payudara dan menyebabkan kanker.

Namun, sampai saai ini, belum ada penelitian atau bukti medis yang bisa mendukung klaim tersebut.

Jadi, Tidur Pakai Bra Boleh atau Tidak?

Guth mengatakan bahwa jika Anda tetap ingin pakai bra saat tidur, pilih bra yang tidak terlalu ketat hingga membatasi atau menghentikan sirkulasi darah. Ada beberapa hal yang perlu Anda ingat.

Pertama, hindari model bra yang keras dan kaku. Kawat bra dapat menekan dada saat Anda berbaring telungkup dan menggesek kulit, menyebabkan iritasi atau mungkin kista.

MilariFoto: Milari

Pilih jenis bra berbahan halus dan lembut, seperti bra olahraga, tetapi jangan pula yang terlalu melar atau longgar. Bra tidur yang baik tidak hanya memberikan Anda sokongan, namun juga tidak sampai menyesakkan Anda.

Maka dari itu mymilari.id membuat sebuah inovasi baru dengan mengeluarkan produk sleep bra. Sleep bra sangat cocok untuk yang ingin tidur nyenyak tapi harus menggunakan bra.

Dengan bahan katun lembut dan tanpa kawat, akan memberikan kenyamanan dan kelembutan, juga tidak membuat sesak dan gerah.

Dengan style yang simple dan nyaman, Milari Sleep Bra juga sangat cocok untuk digunakan saat beraktivitas di dalam rumah.

MilariMilari Foto: Milari

Sejauh ini, bukan masalah apakah Anda memilih untuk tidur pakai bra atau tidak. Ini hanya sebatas aspek keamanan dan kenyamanan personal untuk membantu Anda supaya bisa tidur lebih baik.

(Content Promotion/Milari)