Senin, 27 Sep 2021 05:50 WIB

Survei Indikator Singgung 'Rivalitas' Vaksin Nusantara Vs Vaksin Merah Putih

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Jakarta -

Sama-sama diklaim besutan anak bangsa, vaksin Nusantara dan vaksin Merah Putih nyaris selalu dibayangi 'rivalitas' dan saling diperbandingkan. Yang satu direstui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan yang satunya tidak.

Vaksin Nusantara merupakan vaksin COVID-19 berbasis sel dendritik yang digagas mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Vaksin ini tidak mendapat izin dari BPOM untuk melanjutkan uji klinis, namun saat ini sudah boleh dikembangkan berbasis pelayanan.

Di sisi lain, vaksin Merah Putih merupakan sebuah konsorsium riset yang menaungi beberapa kandindat vaksin buatan anak bangsa. Dua yang dianggap paling potensial untuk segera diproduksi adalah vaksin buatan Universitas Airlangga (Unair) dan buatan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman.

Survei Indikator Politik pada September 2021 membandingkan popularitas kedua vaksin karya anak bangsa. Soal popularitas, vaksin Nusantara tampaknya mengungguli vaksin Merah Putih. Sebanyak 32 persen responden mengaku tahu vaksin Nusantara, dan hanya 19,1 persen yang tahu vaksin Merah Putih.

Namun di kalangan responden yang mengetahui vaksin nusantara atau vaksin merah putih, sebanyak 57,4 persen cukup bersedia dan 3,7 persen sangat bersedia divaksin merah putih. Hanya 48,6 persen cukup bersedia dan 9,8 persen sangat bersedia divaksin nusantara.

(up/up)