Selasa, 28 Sep 2021 12:34 WIB

Diidap Tukul Arwana, Apa Kaitan Hipertensi dan Stroke?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Tukul Arwana saat tampil di acara Hitam Putih. Foto: Pool/Ismail/detikFoto
Jakarta -

Komedian Tukul Arwana saat ini masih dalam pemantauan ketat tim dokter di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON), usai menjalani operasi pendarahan otak. Dalam konferensi pers virtual, Senin (28/9/2021), dr Arief rahman kemal, SpS, dari RS Pusat Otak Nasional (RS PON) mengatakan setibanya di RS, Tukul ternyata mengalami hipertensi.

"Sebenarnya kondisi pasien kami terima dalam kondisi hipertensi ya. Jadi, hipertensi emergency itu terdeteksi di IGD itu sekitar 200-an tensinya," jelasnya.

"Pada saat dilakukan pemeriksaan secara lengkap, akhirnya dari CT scan didapatkan terjadi perdarahan luar sekitar 80cc ya kemungkinan besar itu adalah satu respon perdarahan yang spontan karena hipertensi," lanjutnya.

Seperti yang diketahui, sebelumnya Tukul Arwana dilarikan ke rumah sakit akibat pendarahan otak atau brain hemorrhage. Dikutip dari WebMD, perdarahan otak merupakan salah satu bentuk stroke, di mana pembuluh arteri pada otak otak pecah dan menyebabkan ancaman kematian sel.

Lalu, bagaimana keterkaitan antara hipertensi dan stroke?

Dikutip dari Business Insider, hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan kondisi saat pembuluh darah tidak bisa cukup rileks dan menciptakan resistensi yang lebih tinggi terhadap pemompaan darat melalui sistem peredaran darah.

Hipertensi juga termasuk salah satu penyebab utama seseorang terkena stroke. Menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) AS, sekitar 80 persen orang yang mengalami stroke juga memiliki tekanan darah tinggi.

Ada dua jenis stroke, yaitu iskemik dan hemoragik. Stroke iskemik ini lebih umum daripada stroke hemoragik, yang hanya terjadi pada sekitar 13 persen dari kasus stroke. Tetapi, keduanya sangat berkaitan dengan hipertensi.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Kenali Hubungan Hipertensi dan Pendarahan Otak"
[Gambas:Video 20detik]