Selasa, 12 Okt 2021 05:44 WIB

Benarkah RI Mulai Kebal COVID-19? Kemenkes Siapkan Survei Antibodi

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Tes serologi merupakan pemeriksaan untuk mengetahui antibodi dalam darah. Tes ini diketahui dapat menjadi acuan untuk deteksi awal indikasi infeksi virus Corona Tes serologi untuk mengukur antibodi (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Penurunan kasus COVID-19 yang terjadi belakangan ini diyakini terjadi karena makin banyak warga yang memiliki antibodi. Ada yang terbentuk dari vaksinasi COVID-19, ada juga yang terbentuk karena infeksi alami.

Untuk memastikannya, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyiapkan survei antibodi. Hasilnya diharapkan selesai pertengahan Desember 2021 dan bisa dijadikan basis penyusunan kebijakan.

"Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri sudah menyiapkan sero prevalence survey untuk 21.880 sampel di 34 provinsi," kata Menkes, dalam konferensi pers perkembangan PPKM, Senin (11/10/2021).

Dalam survei antibodi ini, Kemenkes juga bekerja sama dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM-UI) dan organisasi kesehatan dunia WHO.

"Rencana kami, sero prevalence survey atau survei prevalensi antibodi masyarakat akan dilakukan setiap 6 bulan," jelas Menkes.



Simak Video "WHO Jelaskan Penyebab Kasus 'Florona' Bisa Terjadi"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)