Selasa, 12 Okt 2021 22:39 WIB

100 Juta Orang Sudah Divaksin, Lansia & Remaja Tetap Jadi Prioritas

Yudistira Imandiar - detikHealth
Petugas menyuntikkan vaksin COVID-19.pada salah satu pelajar SMP di Negeri 13 Palembang, Sumsel, Selasa (12/10/2021). Pemerintah Kota Palembang menargetkan sebanyak 192.671 pelajar di Kota Palembang untuk mendapatkan vaksin COVID-19. ANTARA FOTO/Feny Selly/hp. Foto: ANTARA FOTO/FENY SELLY
Jakarta -

Vaksinasi COVID-19 di Indonesia telah menjangkau 100 juta orang, dan 57,5 juta orang telah divaksinasi lengkap. Pemerintah menyatakan masih terus menggenjot vaksinasi, terutama untuk lansia dan remaja.

"Pemerintah apresiasi seluruh pihak yang bekerja keras dalam menyukseskan program vaksinasi ini," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate dalam keterangan tertulis, Selasa (12/10/2021).

Johnny vaksinasi dosis pertama terhadap 100 juta orang itu dicapai dalam kurun waktu 10 bulan sejak penyuntikan perdana vaksin COVID-19 kepada Presiden Joko Widodo pada 13 Januari 2021. Ia menyatakan capaian ini tak bisa dilepaskan dari peran serta seluruh bangsa Indonesia, baik dari swasta, organisasi masyarakat, komunitas, dan seluruh lapisan masyarakat.

"Mulai dari mendatangkan vaksin ke Indonesia, distribusi vaksin, penyuntikan vaksin, hingga pengawasan proses vaksinasi melibatkan banyak pihak. Oleh karena itu, pemerintah sangat mengapresiasi seluruh pihak yang bekerja keras dalam program vaksinasi. Kolaborasi dan gotong royong jadi kunci capaian ini," lanjut Johnny.

Johnny mengungkapkan vaksinasi lansia juga berjalan baik. Sampai 10 Oktober 2021, sudah mencapai 7 juta lansia sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama, dan sekitar 4,6 juta di antaranya yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap.

"Meskipun terjadi peningkatan, tetap perlu dipercepat agar kelompok lansia lebih cepat terlindungi," sebut Johnny.

Sementara itu, vaksinasi dosis pertama untuk kelompok remaja juga sudah mencapai sekitar 4 juta orang. Adapun, 2,8 juta di antaranya sudah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap atau dua suntikan vaksin.

"Segera ajak anak kita yang sudah remaja untuk mendapatkan vaksin COVID-19 supaya mereka lebih terlindungi ketika menjalankan pendidikan tatap muka terbatas," pesan Johnny.

Ia pun memastikan pemerintah akan bekerja lebih keras agar target 70 persen masyarakat mendapatkan vaksin pada akhir tahun ini. Untuk itu, Johnny mengajak seluruh masyarakat bahu membahu mencapai target tersebut.

"Pemerintah mengimbau untuk tetap disiplin memakai masker, hal ini tidak boleh dilupakan, Kita jangan lengah karena masih ada negara lain yang terjadi peningkatan kasus," imbuh Johnny.



Simak Video "Pemerintah Genjot Vaksinasi Covid-19 Jelang Libur Akhir Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)