Rabu, 20 Okt 2021 10:05 WIB

Syarat Perjalanan Terbaru PPKM Level 2 Jawa-Bali, Terbang Wajib PCR!

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Syarat Naik Pesawat Oktober 2021, Tak Perlu Pakai Aplikasi PeduliLindungi Syarat Perjalanan Terbaru PPKM Level 2 Jawa-Bali (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Sejumlah aturan kembali disesuaikan dalam perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) 2 pekan ke depan. Salah satunya terkait syarat perjalanan di wilayah PPKM level 2 Jawa-Bali.

Aturan terbaru mewajibkan pengguna transportasi udara untuk menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR (Real Time Polymerase Chain Reaction) yang dilakukan maksimal H-2 keberangkatan. Ini berarti, tes antigen tidak diperbolehkan.

Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53/2021 masih memperbolehkan tes antigen untuk perjalanan dengan moda transportasi darat seperti mobil pribadi dan sepeda motor maupun bus dan kereta api, serta kapal laut.

Selengkapnya, berikut aturan tentang syarat perjalanan terbaru PPKM Level 2 Jawa-Bali:

Pelaku perjalanan domestik yang menggunakan mobil pribadi, sepeda motor dan transportasi umum jarak jauh (pesawat udara, bis, kapal laut dan kereta api) harus:

  1. menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksinasi dosis pertama);
  2. menunjukkan PCR (H-2) untuk pesawat udara serta antigen (H-1) untuk moda transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bis, kereta api dan kapal laut;
  3. ketentuan sebagaimana dimaksud pada angka 1) dan angka 2) hanya berlaku untuk kedatangan dan keberangkatan dari dan ke wilayah yang ditetapkan sebagai PPKM Level 3 (tiga) sebagaimana dimaksud Diktum KESATU angka 2 (dua) serta tidak berlaku untuk transportasi dalam wilayah aglomerasi sebagai contoh untuk wilayah Jabodetabek;
  4. untuk sopir kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya dikecualikan dari ketentuan memiliki kartu vaksin.

Perbedaan dengan aturan lama

Pada aturan sebelumnya, kewajiban untuk tes PCR H-2 pada penerbangan domestik hanya berlaku bagi yang belum vaksinasi lengkap alias baru dosis pertama. Untuk yang sudah vaksinasi lengkap, diperbolehkan memakai hasil tes antigen yang dilakukan H-1.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Pemerintah Minta Produsen Vaksin Covid-19 Penuhi Target Pengiriman"
[Gambas:Video 20detik]