Sabtu, 23 Okt 2021 15:04 WIB

Haru, Viral Pasien Kanker Getah Bening Sembuh Usai Jalani 12 Kemoterapi

Syifa Aulia - detikHealth
Haru, Viral Pasien Kanker Getah Bening Sembuh Usai Jalani 12 Kemoterapi Foto: Tangkapan layar Twitter @mockeeyyy
Jakarta -

Nanda Fatonah (23) di Sukabumi baru saja merayakan kebahagiaannya karena berhasil sembuh dari classical hodgkin lymphoma atau kanker kelenjar getah bening.

"Ya Allah gemeteran Ya Allah Alhamdulilah aku sembuh dari kanker," tulis Nanda dalam akun Twitter @mockeeyyy, Jumat (22/10/2021).



"Setelah 9 bulan aku berjuang melawan kanker, menjalani 12 kali kemoterapi itu sulit buat aku, sering banget merasa pengen nyerah aja. Tapi siapa sangka kalau Allah itu maha besar, enggak ada yang enggak mungkin selama aku mau berjuang dan Alhamdulillah Allah kabul doaku untuk sembuh," tambahnya.

Saat dihubungi detikcom, Sabtu (23/10/2021), Nanda mengaku divoniskanker pada Februari 2021. Sebelumnya, dia melakukan biopsi pada 10 Januari 2021 karena memiliki gejala benjolan di sikut kiri dan di ketiak kiri.

"Gejala pertama pada 1 Januari 2021 muncul benjolan di sikut kiri, sakit sekali rasanya. Besoknya muncul kembali benjolan di ketiak kiri. Ibu saya dengan sigap merujuk saya ke poli bedah umum untuk dilakukan biopsi," ungkapnya.



Tidak diketahui pasti penyebab Nanda mengidap kanker. Namun, dokter mengatakan kanker dapat muncul karena faktor keturunan.

"Tapi saya enggak ada faktor keturunan, jadi muncul dengan sendirinya. Sebelumnya, pola hidup saya memang tidak sehat, konsumsi mie instan setiap hari. Sedangkan, saya juga penderita gerd dan sempat alami anxiety disorder juga," tutur Nanda.

Jalani kemoterapi

Meski banyak yang menyarankan untuk menjalani perawatan herbal, tetapi dia lebih memilih kemoterapi sebagai terapi penyembuhan. Dia mengaku menjalani kemoterapi sebanyak 12 kali selama kurang lebih enam bulan. Hal ini dibarengi dengan konsumsi makanan yang sehat dan olahraga secara teratur.

Sebagai pengidap anxiety disorder, hampir setiap hari Nanda diselimuti rasa takut dan khawatir, terutama menjelang kemoterapi. Tidak mudah untuk dia yang harus menjalani kemoterapi.

"Sakit sekali sekali, sudah bukan hal yang tabu kalau setiap kemo saya selalu nangis. Tapi luar biasanya selalu ada orang-orang yang hebat di samping saya, dukungan yang luar biasa dari suster," katanya,

Pesan Nanda

Setelah divonis kanker, dia baru menyadari jika kesehatan adalah nikmat yang sangat luar biasa dari Tuhan. Nanda mengingatkan kepada semua orang untuk selalu merasa bersyukur dan bahagia.

"Banyak sekali orang di luar sana yang sedang berjuang untuk dapat terus menjalani hidup bersama orang-orang yang disayangi."

"Saya pernah dengar dari salah satu pasien kanker yang sembuh bahwa enggak peduli sebagus apapun obat kanker kalau kitanya enggak bahagia percuma. Intinya jangan lupa bersyukur, berdoa, dan bahagia selalu," tutup Nanda.



Simak Video "Luapkan Emosimu Di Sini, Hancurkan Saja Semua Hingga Berkeping!"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)