Selasa, 26 Okt 2021 07:30 WIB

Butuh Efikasi Tinggi, Filipina Bakal Kombinasikan Sinovac dengan Vaksin Lain

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Vaksin virus Corona dari Sinovac dikabarkan siap edar ke seluruh dunia awal 2021. Seperti apa proses pembuatan vaksin yang kini sedang jalani uji klinis itu? Vaksin Sinovac. (Foto: Getty Images/Kevin Frayer)
Jakarta -

Filipina akan mulai melakukan uji coba mengkombinasikan dua vaksin COVID-19 dengan jenis berbeda. Uj ini akan dilakukan pada awal November mendatang.

Otoritas terkait menyebut kombinasi vaksin dilakukan untuk mencari tingkat efikasi yang tinggi sejalan dengan perencanaan pembukaan kembali sektor ekonomi di negara itu.

Dilaporkan Reuters, Wakil Menteri Sains dan Teknologi Rowena Guevara menyebut pemerintah merekrut hingga 1.500 individu yang belum divaksinasi untuk uji coba yang akan melibatkan pencampuran suntikan Sinovac China dengan merek lain.

"Kita perlu mengetahui kombinasi vaksin terbaik untuk orang Filipina," kata Guevara, seraya menambahkan bahwa negara-negara lain melaporkan kemanjuran yang lebih tinggi setelah mencampur dosis.

Filipina telah menyuntik 25,7 juta orang, atau sepertiga dari populasi yang memenuhi syarat vaksin, pada 24 Oktober. Dari 97,7 juta vaksin yang dikirim di negara itu, hampir setengahnya adalah Sinovac.

Negara di Asia Tenggara ini juga mengalami gelombang kedua infeksi virua Corona pada pertengahan September lalu dengan kasus harian terbanyak hampir 30 ribu. Saat ini, telah turun menjadi kurang dari 7 ribu per hari.



Simak Video "Pengumuman! BPOM Terbitkan EUA Sinovac untuk Anak 6-11 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)