Rabu, 27 Okt 2021 06:45 WIB

Corona Sudah Melandai, Vaksinasi Lansia di Kudus Kok Masih Seret?

Dian Utoro Aji - detikHealth
Ratusan siswa SMK di Bekasi mengikuti kegiatan vaksinasi COVID-19. Program vaksinasi massal gencar dilakukan demi mencapai herd immunity. Ilustrasi vaksin COVID-19 (Foto: Rifkianto Nugroho)
Kudus -

Capaian vaksinasi lansia di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah masih rendah. Hal tersebut pun disebabkan karena pasokan vaksin untuk lansia jumlahnya terbatas.

"Kendala vaksin sudah habis semua, terutama untuk lansia. Lansia kita targetkan sebelum tutup tahun harus 50 persen lebih," kata Bupati Kudus HM Hartopo kepada wartawan ditemui di Museum Purbakala Patiayam, Selasa (26/10/2021).

"Kita sudah dapat 35 persen (capaian vaksinasi Corona) untuk lansia," sambung dia.

Hartopo belasan capaian vaksinasi lansia masih rendah karena stok vaksin COVID-19 terbatas. Bahkan kata dia pasokan vaksinasi COVID-19 untuk lansia sedang kosong.

"Sedangkan untuk vaksin kan harus sinovac nggak mungkin pakai moderna, pfizer, harapan kami ada kabar pfizer ini bisa untuk anak bisa untuk lansia bisa. Ini kita tunggu tapi belum ada. Untuk sinovac sudah habis semua. Kita sudah tidak punya sinovac," ungkap Hartopo.

Hartopo mengaku sudah berupaya untuk meningkatkan capaian vaksinasi kepada lansia. Bahkan dilakukan secara door to door. Disebutkan petugas Dinas Pencatatan dan Kependudukan Sipil Kudus pun disiagakan untuk mengatasi masalah nomor induk kependudukan atau NIK.

"Kita genjot semua, kita suntikan semua. Kita fasilitasi untuk NIK, setiap ada vaksinasi libatkan dukcapil, kalau ada permasalahan bisa memfasilitasi. Kita sudah mulai jemput bola ke rumah-rumah," ungkap Hartopo.

Selanjutnya
Halaman
1 2