Jumat, 29 Okt 2021 09:00 WIB

Belum Sampai 24 Jam Menikah, Pria Ini Kehilangan Istrinya karena Pendarahan Otak

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Ilustrasi pernikahan. Foto: Shutterstock
Jakarta -

Kisah pilu dialami oleh seorang pria asal Malaysia. Pernikahannya belum genap sehari, sang istri sudah lebih dulu meninggalkannya karena mengidap pendarahan otak.

Dilaporkan Sinar Harian, Siti Saraf Ismail, 25, awalnya mengeluh sakit kepala pada malam pernikahan mereka. Mengira sakit kepala biasa, ia kembali melanjutkan tidur.

"Istri saya membangunkan saya untuk memberitahu tentang sakit kepalanya. Setelah itu, dia tidur lagi sampai pagi," ucap sang suami, Mohamed Amirul.

Dia tampak baik-baik saja keesokan harinya tetapi tetap di tempat tidur, masih terlihat terlelap. Tidak lama kemudian, keluarga mereka terkejut melihat dia mengalami kesulitan bernapas.

"Saya segera memanggil ambulans karena istri saya membutuhkan oksigen dan tiba pada siang hari. Namun, dia dipastikan meninggal pada pukul 12.30 malam di Rumah Sakit Universiti Sains Malaysia," ucapnya.

Mohamad Amirul Akmal yang berprofesi sebagai asisten medis mengatakan, hasil otopsi yang dilakukan di Rumah Sakit Raja Perempuan Zainab II (HRPZ II) menegaskan, almarhum meninggal karena pendarahan di otak kanan atau hemoragik.

Hemoragik adalah kondisi darurat ketika pembuluh darah yang pecah menyebabkan pendarahan di dalam otak. Gejala dapat bervariasi berdasarkan lokasi pendarahan di otak, tetapi mungkin termasuk mati rasa atau kelemahan di bagian wajah, kesulitan berbicara atau kesulitan berjalan.

BACA JUGA https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5738999/perdarahan-otak-vs-pendarahan-otak-perbedaannya-apa



Simak Video "Ragam Mitos Soal Stroke"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)