Sabtu, 30 Okt 2021 16:04 WIB

Pengakuan Pekerja Seks Bercinta dengan Penyandang Disabilitas

Salwa Aisyah Sheilanabilla - detikHealth
Intimate moment of two lovers in shower, sexual desire and passion, relationship. ilustrasi seks (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/Motortion)
Jakarta -

Seorang pekerja seks mengungkapkan pengalamannya berhubungan intim dengan seorang pria penyandang disabilitas. Menurutnya tak ada perbedaan dengan pria normal dan mereka pun masih rutin berhubungan.

Pekerja seks bernama Olive Pearl (30) membagikan kisahnya setelah berhubungan intim dengan seorang pria penyandang disabilitas bernama Gavin Thorneycroft (32).

Kisah ini banyak ia bagikan melalui unggahan di TikToknya @theproudaccountant. Sebagian besar konten di TikToknya pun menceritakan kisah mereka berdua. Dalam unggahannya yang lain, Olive menjelaskan tujuan dari kontennya adalah untuk meningkatkan kesadaran orang lain tentang kebutuhan seks bagi penyandang disabilitas.

Menurutnya, akibat stigma yang banyak beredar di masyarakat, banyak yang berpikir bahwa penyandang disabilitas tidak butuh menyalurkan hasrat seksual. Padahal, sama seperti kebanyakan pria pada umumnya, Gavin juga memiliki hasrat seksual.

"Gavin hanyalah pria biasa-dengan hasrat seksual yang sama seperti orang lain," imbuh Olive.

Olive sendiri mulai menjadi pekerja seks sejak berusia 18 tahun. Menurutnya, berhubungan intim dengan pria penyandang disabilitas, tidak jauh berbeda dengan pria normal.

"Ketika saya menghabiskan waktu bersamanya, saya tidak melihatnya berbeda dengan klien lain," sambungnya.

Perbedaannya hanya saja diperlukan posisi lain yang ditopang dengan alat khusus. Alat yang mirip ayunan ini dijelaskan Olive membantu keduanya dalam berhubungan seks.

"Kami hanya perlu sedikit inventif dengan posisi kami untuk memastikan itu nyaman baginya-ayunan seks bagus untuk itu-tapi hanya itu," kata Olive.

Hingga kini keduanya masih berteman dan rutin berhubungan intim setiap minggu.

KLIK DI SINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA



Simak Video "Pemerintah Targetkan Vaksinasi 562.242 Penyandang Disabilitas"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)