Senin, 01 Nov 2021 18:03 WIB

Belum Kelar-kelar! China Kecam AS Masih Tuding Asal Corona dari Lab Wuhan

Ayunda Septiani - detikHealth
Otoritas China bersiap memeriksa ratusan ribu sampel darah dari bank darah yang ada di kota Wuhan sebagai bagian dari penyelidikan asal-usul virus Corona (COVID-19). Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: Getty Images)
Jakarta -

Pencarian mengenai asal usul virus Corona COVID-19 hingga saat ini masih juga belum usai. Belum lama ini, China kembali mengecam tinjauan intelijen Amerika Serikat pada Minggu (31/10/2021).

Tanggapan kementerian luar negeri China muncul beberapa hari setelah Kantor Direktur Intelijen Nasional AS merilis versi lebih lengkap dari temuannya dari tinjauan 90 hari yang diperintahkan oleh Presiden Joe Biden.

Surat kabar tersebut mengatakan bahwa, tanpa informasi baru, badan-badan intelijen tidak akan dapat memberikan penilaian yang lebih baik tentang apakah virus itu muncul melalui penularan dari hewan ke manusia atau kebocoran laboratorium.

Selain itu, ia menambahkan bahwa kerja sama China mungkin diperlukan untuk mencapai penilaian konklusif tentang asal-usulnya, meskipun menekankan bahwa Beijing terus "menghambat penyelidikan global".

Juru bicara kementerian luar negeri Wang Wenbin menanggapi dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu bahwa China telah menyatakan dengan tegas terhadap temuan awal yang diterbitkan dalam laporan ringkasan pada bulan Agustus.

"Tidak peduli berapa kali laporan ini diterbitkan dan berapa banyak versi yang dibuat, itu tidak dapat mengubah sifat ini sepenuhnya politis dan salah," kata Wang.

Dia menambahkan, fakta bahwa badan-badan intelijen disadap dalam upaya penelusuran menjadi bukti kuat dari tindakan politisasi AS. Sehingga mendesak badan intelijen tersebut untuk berhenti menyerang dan mencoreng China.

Pada bulan Agustus lalu, Biden mengatakan kalau China telah menahan informasi penting tentang asal usul COVID-19. Ia juga menambahkan bahwa pejabat China telah bekerja untuk mencegah akses bagi penyelidik internasional.

Meskipun tinjauan Biden masih mengatakan kemungkinan adanya soal teori kebocoran laboratorium, laporan juga itu mencatat bahwa sebagian besar lembaga percaya bahwa virus Corona SARS Cov-2 itu tidak direkayasa secara genetik.



Simak Video "Sebut Kesempatan Terakhir Cari Asal Corona, Kapan Tim WHO Gerak?"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/naf)