Benarkah Tentara Lebih Lebih Rentan Alami Kanker Prostat?

ADVERTISEMENT

Benarkah Tentara Lebih Lebih Rentan Alami Kanker Prostat?

Ayunda Septiani - detikHealth
Rabu, 03 Nov 2021 14:30 WIB
ilustrasi kankr prostat
Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta -

Prostat adalah kelenjar kecil yang terdapat di area kandung kemih. Prostat merupakan salah satu bagian dari sistem reproduksi yang berfungsi untuk mengeluarkan semen atau cairan yang dikeluarkan bersama sperma saat pria mengalami ejakulasi.

Para pria sebaiknya selalu menjaga kesehatan, salah satunya kesehatan kelenjar prostat. Terlebih pria rentan mengalami kanker prostat.

Menurut data dari World Health Organization (WHO), kanker prostat adalah salah satu penyakit yang paling sering dialami oleh pria. Umumnya, pria yang memasuki usia 65 tahun rentan mengalami kondisi ini.

Benarkah tentara lebih rentan terkena kanker prostat?

Dikutip dari laman Zero Cancer, di Amerika Serikat (AS), satu dari sembilan pria didiagnosis mengidap kanker prostat. Sebuah penelitian menunjukan bahwa kasus kanker secara keseluruhan terjadi di kalangan pria di US. Veterans Affairs Health System.

Data menunjukan, bahwa tingkat kasus kanker prostat di personel militer dialami 1 dari 5 tentara.

Hal ini bukan tanpa alasan. Beberapa faktor menempatkan tentara pada peningkatan risiko terkena kanker prostat. Sebuah laporan tahun 1996 yang diterbitkan oleh Divisi Kesehatan dan Kedokteran dari Akademi Ilmu Pengetahuan, Teknik, dan Kedokteran Nasional menyimpulkan bahwa ada hubungan antara kanker prostat dan paparan herbisida seperti Agen Oranye, yang digunakan selama perang Vietnam dan Korea.

Oleh karena itu, pensiunan tentara yang sering terpapar herbisida tersebut lebih rentan mengalami kanker prostat.

Di Indonesia masih belum banyak studi mengenai keterkaitan antara kanker prostat dan profesi, seperti tentara. Hingga saat ini para ahli percaya penyebab kanker prostat sendiri masih belum diketahui secara pasti.

Amerika Serikat sendiri memiliki populasi pensiunan tentara yang risiko terpapar kanker prostatnya meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Selain itu, veteran yang terpapar herbisida, juga berisiko lebih tinggi.

Deteksi gejala awal kanker prostat

Umumnya kanker prostat tidak menunjukan gejala pada fase awal penyakit muncul. Meskipun tidak menimbulkan gejala, melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dapat membantu penyakit ini mudah terdeteksi.

Lakukan pemeriksaan jika mengalami masalah buang air kecil seperti kesulitan buang air kecil, urine sedikit, atau kencing berdarah.



Simak Video "Kanker Prostat, Silent Killer pada Pria"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT