ADVERTISEMENT

Senin, 08 Nov 2021 08:15 WIB

Insiden Tragis di Konser Travis Scott, Penonton Tewas Diduga Kehabisan Napas

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
LONDON, ENGLAND - NOVEMBER 12:  Travis Scott performs on stage during the MTV EMAs 2017 held at The SSE Arena, Wembley on November 12, 2017 in London, England.  (Photo by Ian Gavan/Getty Images for MTV) Travis Scott. (Foto: Ian Gavan/Getty Images for MTV)
Jakarta -

Penyelenggaraan konser di Houston, Texax, Amerikan Serikat, menyebabkan setidaknya delapan orang tewas dan puluhan lainnya luka. Otoritas terkait mengatakan mereka akan menyelidiki penyebab utama insiden tragis tersebut.

Kerumunan pada Jumat (5/11) malam pada festival Astroworld, yang diketuai dan diorganisir oleh Travis Scott, begitu padat sehingga banyak penonton terdorong ke depan. Kepada CNN, penonton berkata badan mereka terhimpit dan tidak bisa bernapas.

Insiden tersebut terjadi pada pukul 9 malam. Penonton dari arah belakang menyerbu panggung dan menyebabkan banyak orang membutuhkan perawatan di rumah sakit akibat himpitan.

Upaya lain untuk menyelamatkan nyawa termasuk beberapa orang yang memberikan CPR. Mantan Marinir Lucas Naccarati mengatakan dia melakukan CPR pada dua orang yang pingsan.

"Itu adalah dunia yang berbeda. Saya langsung berpikir, 'Ini tidak baik-baik saja. Seseorang akan mati di sini," katanya kepada CNN. "Saya belum pernah melihat sejumlah besar tubuh jatuh secepat itu sebelumnya."

Usia para korban yang meninggal berkisar antara 14 hingga 27 tahun, dan usia satu orang yang terbunuh masih belum diketahui.

Sierra, yang menghadiri festival bersama teman dan keluarga, menambahkan bahwa dia melihat sekitar 20 orang yang tidak bisa bernapas, termasuk satu orang yang kejang di depan matanya.

"Rasanya seperti kami tenggelam di kolam yang dipenuhi orang," katanya.

Pertanyaan yang diajukan oleh penonton konser dan pejabat lokal termasuk apakah ada personel keamanan dan medis yang memadai untuk acara tersebut, dan apakah konser dapat ditutup lebih cepat.

Dalam video yang beredar, pasangan Kylie Jenner ini terus melanjutkan konsernya meski menyadari adanya ambulans yang melintas di kerumunan sekitar pukul 9.30 malam.

Madeline Eskins, seorang perawat di ICU berusia 23 tahun yang berada di konser, mengatakan bahwa dia kehilangan kesadaran dan pacarnya membawanya keluar dari keramaian. Dia terbangun di daerah di mana yang terluka dibawa dan melihat seorang pria yang tampak sudah tewas.

"Saya memberi tahu penjaga keamanan bahwa saya adalah seorang ICU perawat, tolong biarkan aku melihatnya. Namun pria itu sudah tidak memiliki denyut nadi," katanya.

Konser, yang berlanjut selama sekitar 30 menit, berakhir dengan Travis melambai ke penonton dan berlari ke luar panggung sambil berkata: "Saya mencintai kalian semua. Semoga aman di rumah. Selamat malam!"



Simak Video "Yuk Belajar CPR, Pertolongan Pertama Henti Jantung"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT