Senin, 08 Nov 2021 14:00 WIB

Fenomena Langka! Bayi Prematur Lahir dengan Ekor Sepanjang 12 Cm

Ayunda Septiani - detikHealth
Little toes, baby feet wrapped in a heart blanket Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/Axiara)
Jakarta -

Seorang bayi lahir dalam kondisi memiliki ekor di salah satu bokongnya. Ekor tersebut merupakan daging berbentuk tali sepanjang 12 sentimeter dengan gumpalan daging bulat di ujungnya.

Dikutip dari laman The Sun, bayi tersebut lahir di Rumah Sakit Anak Albert Sabin di Fortaleza, Brasil. Petugas medis setempat lantas melakukan operasi pemotongan daging ekor tersebut.

Kelahiran dan operasi anak tersebut tercatat dalam Journal of Pediatric Surgery Case Reports. Kondisi ini disebut dengan anomali bawaan yang langka terjadi. Bayi tersebut merupakan satu dari 40 kelahiran bayi dengan ekor bawaan.

Dokter mengatakan kelahiran ini merupakan salah satu contoh kejadian yang sangat langka, di mana ekornya terus tumbuh.

Dalam laporan jurnal juga mengatakan, catatan pertama kelahiran dengan ekor seperti itu berasal dari abad ke-19. Tetapi, sains mengatakan di baliknya tidak sepenuhnya dapat dipahami.

Analisis terkait ekor bayi setelah operasi mengungkapkan bahwa bola selebar 4 cm itu terbuat dari lemak dan jaringan ikat embrionik. Sementara, ekornya hanyalah jaringan tanpa tulang.

Anak tersebut terlahir prematur pada 35 minggu pada bulan Januari lalu. Beruntungnya tidak ada komplikasi yang ditemukan kecuali dia memiliki ekor.

Pemindaian ultrasound yang dilakukan oleh dokter setempat mengkonfirmasi bahwa ekor itu tidak melekat pada sistem saraf anak. Ini memungkinkan ahli bedah untuk mengangkatnya.



Simak Video "Situasi Rumah Sakit di Brasil yang Penuh dengan Pasien Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/naf)