Selasa, 09 Nov 2021 15:06 WIB

Akhirnya! Bibit Vaksin Merah Putih Siap, Segera Uji Klinis Fase 1

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
The doctor prepares the syringe with the cure for vaccination. Akhirnya bibit vaksin Merah Putih siap, segera melakukan uji klinis fase I. (Foto: iStock)
Jakarta -

Akhirnya, bibit vaksin Merah Putih besutan Universitas Airlangga sudah diserahkan kepada PT Biotis Pharmaceutical. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berharap uji klinis bisa segera dimulai tahun ini.

"Saya ucapkan rasa bangga yang sangat tinggi kepada rekan-rekan di Universitas Airlangga yang telah mampu menghasilkan seed vaksin dalam negeri," kata Menkes dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom Selasa (9/11/2021).

Adapun vaksin Merah Putih tersebut menggunakan teknologi inactivated virus. Sama seperti vaksin COVID-19 lain, bibit vaksin Merah Putih sudah melalui uji praklinis tahap 1,2 dan 3 kepada hewan dengan hasil yang aman dan baik.

Apa tahap selanjutnya?

Bibit vaksin Merah Putih akan mulai dilakukan uji klinis tahap 1 kepada 100 orang, diteruskan dengan uji klinis tahap 2 pada Januari 2022 kepada 400 orang dan uji klinis terakhir atau yang ketiga pada Februari 2021 kepada sekitar 1.000 orang.

"Ini kan sudah lulus uji praklinis ke hewan, kalau bisa uji klinisnya mulai tahun ini, untuk mengukur keamanannya," tutur Menkes.

Tak hanya itu, vaksin Merah Putih nantinya diharapkan bisa digunakan untuk usia 5-12 tahun. Hal ini demi membantu menambah ketersediaan sasaran vaksinasi COVID-19 anak di tahun depan.

"Karena saat ini baru ada satu vaksin yang bisa digunakan untuk anak usia 5-12 tahun. Padahal ada 30 juta anak-anak di Indonesia yang menjadi sasaran penerima vaksin COVID-19," terangnya.

"Saya berharap Indonesia bisa menguasai teknologi, bukan hanya berbasis dari teknologi virus bukan hanya berbasis teknologi protein rekombinan maupun asam nukleat," pungkas Menkes, soal harapan penguasaan seluruh teknologi untuk pengembangan vaksin-vaksin termasuk vaksin COVID-19.



Simak Video "Saran Epidemiolog untuk Vaksin Merah Putih: Harus Lebih dari Vaksin Terkini"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)