ADVERTISEMENT

Selasa, 09 Nov 2021 15:47 WIB

Menkes Harap Vaksin Merah Putih Bisa Diberikan ke Anak 5-12 Tahun

Yudistira Perdana Imandiar - detikHealth
Little girl receiving coronavirus vaccine at doctors office Foto: Getty Images/iStockphoto/doble-d
Jakarta -

Bibit Vaksin Merah Putih telah diserahkan Universitas Airlangga (Unair) kepada PT. Biotis Pharmaceutical. Vaksin yang dikembangkan dari platform inactivated virus itu selanjutnya akan melalui tahapan uji klinis 1,2, dan 3.

Vaksin Merah Putih merupakan vaksin yang dikembangkan oleh peneliti Indonesia guna memenuhi kebutuhan vaksin COVID-19 di Tanah Air. Pada prosesnya, pengembangan vaksin merah putih turut melibatkan berbagai institusi. Universitas Airlangga menjadi salah satu anggota konsorsium yang mengembangkan Vaksin Merah Putih dengan platform inactivated virus.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang hadir dalam acara penyerahan bibit vaksin Merah Putih di gedung Unair mengapresiasi tim peneliti dari Universitas Airlangga yang mampu menghasilkan bibit vaksin COVID-19.

"Saya ucapkan rasa bangga yang sangat tinggi kepada rekan-rekan di Universitas Airlangga yang telah mampu menghasilkan seed vaksin dalam negeri," kata Budi Gunadi dikutip dari situs resmi Kementerian Kesehatan, Selasa (9/11/2021).

Budi Gunadi berharap bibit vaksin Merah Putih ini nantinya bisa dikembangkan untuk menjadi vaksin booster dan vaksin bagi anak-anak usia 5-12 tahun. Saat ini, baru vaksin Pfizer yang diperbolehkan untuk disuntikkan pada anak-anak.

"Karena saat ini baru ada satu vaksin yang bisa digunakan untuk anak usia 5-12 tahun. Padahal ada 30 juta anak-anak di Indonesia yang menjadi sasaran penerima vaksin COVID-19," jelas Budi Gunadi.

Sebelum bisa diproduksi massal dan disuntikkan ke masyarakat, bibit Vaksin Merah Putih yang telah melalui uji praklinis tahap 1,2 dan 3 kepada hewan, akan melalui tahap uji klinis. Uji klinis tahap 1 melibatkan 100 orang, diteruskan dengan uji klinis tahap 2 pada Januari 2022 kepada 400 orang dan uji klinis terakhir atau yang ketiga pada Februari 2022 kepada sekitar 1000 orang.

"Ini kan sudah lulus uji praklinis ke hewan, kalau bisa uji klinisnya mulai tahun ini, untuk mengukur keamanannya," urai Budi Gunadi.



Simak Video "Menilik Rencana Skema Uji Klinik Vaksin Merah Putih Unair"
[Gambas:Video 20detik]
(fhs/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT