ADVERTISEMENT

Jumat, 12 Nov 2021 19:15 WIB

Jangan Sampai Stres, Ini Pentingnya Dukungan Emosional untuk Diabetesi

Jihaan Khoirunnisaa - detikHealth
Ilustrasi dukungan moral. Foto: Shutterstock
Jakarta -

Masalah kehidupan sehari-hari, kebutuhan menjaga kontrol gula darah, dan kekhawatiran akan risiko komplikasi diabetes lebih lanjut dapat menimbulkan stres. Hal ini bisa menjadi faktor yang memperparah kondisi diabetesi.

Untuk itu, tidak hanya kesehatan fisik yang perlu diperhatikan oleh diabetesi, tapi juga kondisi emosional. Apabila tidak ditangani dengan baik maka bisa memengaruhi kesehatan diabetesi.

Efek Negatif Stres

Stres yang tidak ditangani dengan baik akan berpengaruh negatif terhadap kondisi diabetesi, baik secara fisik maupun mental. Stres diketahui dapat mengganggu metabolisme energi dan keseimbangan hormon yang kemudian berkaitan dengan kenaikan gula darah.

Tidak hanya itu, stres cenderung membuat diabetesi lebih enggan menjalankan pola hidup sehat. Kondisi emosi negatif saat stres menyebabkan berkurangnya keinginan dan tingkat disiplin dalam menjalankan pola makan sehat, olahraga, dan aktivitas lain untuk menjaga diri. Seperti siklus yang berputar, kondisi gula darah yang tidak terkontrol akan membuat diabetesi merasa semakin cemas dan tertekan karena khawatir dengan kondisi dirinya.

Pentingnya Dukungan Sosial

Penelitian yang dipublikasikan pada jurnal Diabetes Care menunjukkan program manajemen stres dapat bermanfaat dalam kontrol gula darah. Dalam mengatasi stres, diabetesi tentu membutuhkan dukungan dari orang di sekitar.

Dukungan sosial dapat bermanfaat untuk membantu mengurangi tingkat stres, meningkatkan kesadaran diri, serta mendukung perubahan gaya hidup jadi lebih sehat. Selain itu, kondisi keluarga yang hangat, bersifat menerima, dan akrab juga penting. Dukungan sosial dari keluarga dan orang terdekat terbukti berkaitan dengan tingkat kepatuhan pola hidup sehat yang lebih baik.

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk memberikan dukungan sosial pada orang terdekat yang hidup dengan diabetes antara lain:

  • ·Tunjukkan simpati dan empati agar anggota keluarga yang diabetes merasa didukung secara emosional.
  • ·Ajak berolahraga bersama agar terasa lebih menyenangkan.
  • ·Ajak diabetesi membuat daftar hal yang perlu dilakukan. Lakukan satu demi satu dengan menyusun target yang bertahap dan dapat dicapai.
  • ·Hindari ikut campur secara berlebihan (misalnya: memaksa), karena justru dapat menimbulkan konflik dan berpotensi mengganggu kemampuan diabetesi dalam merawat dirinya secara mandiri.
  • ·Bersama-sama melakukan metode relaksasi (seperti mengatur pernapasan), serta membangun emosi positif dengan memperbanyak senyum dan tertawa.
  • ·Bantu dan ikut serta dalam mengubah pola makan agar menjadi lebih sehat. Hal ini penting agar gula darah dapat terkontrol dengan baik. Saat gula darah terkontrol, diabetesi akan merasa lebih tenang dan percaya diri. Menjalankan pola makan sehat juga bermanfaat untuk semua anggota keluarga.

Menikmati minuman dan camilan favorit sembari saling berbagi dan menceritakan masalah yang dihadapi juga bisa membantu memperbaiki suasana hati. Pilihan minuman dan camilan tentunya harus diperhatikan.

Nikmati minuman ditambah dengan Tropicana Slim, pemanis bebas gula dan lebih rendah kalori guna mendapatkan rasa manis yang lebih sehat. Anda dapat memilih Tropicana Slim Sweetener Honey dengan rasa manis madu yang nikmat. Atau Tropicana Slim Sweetener Rose Vanilla yang menghadirkan rasa manis nikmat dengan aroma mawar merah dan manisnya vanilla yang menggugah selera.

Lengkapi tea time dengan berbagai varian rasa Tropicana Slim Cookies yang bebas gula dengan kalori terkontrol. Sehingga aman untuk diabetes dan cocok untuk diet. Lebih dekat, bebas stres, dan lebih sehat dengan Tropicana Slim.



Simak Video "Kemenkes RI Laporkan Peningkatan Prevalensi Penyakit Diabetes-Stroke"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT