Senin, 15 Nov 2021 05:35 WIB

Ketemu! Variasi pada Gen Ini Tingkatkan Risiko Kematian akibat COVID-19

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
3D illustration, conceptual image. Molecule of DNA forming inside the test tube in the blood test equipment. Foto: Getty Images/iStockphoto/ktsimage
Jakarta -

Para ilmuwan berhasil mengidentifikasi variasi gen yang membuat seseorang lebih rentan terhadap risiko kematian akibat COVID-19. Gen ini berperan dalam melindungi sel-sel paru.

Gen tersebut adalah LZTFL1, yang berperan dalam regulasei sel-sel paru dalam merespons infeksi. Ketika versi berisiko dari gen ini ditemukan, sel-sel dinding paru jadi kurang protektif.

Versi gen yang meningkatkan risiko kematian ini ditemukan pada 60 persen keturunan Asia Selatan, 15 persen keturunan Eropa, 2,4 persen keturunan Afrika, dan 1,8 persen keturunan Asia Timur.

"Ini adalah satu dari lebih banyak sinyal genetik, sejau ini jadi yang temuan genetik terpenting terkait COVID," kata James Davies dari University of Oxford yang terlibat dalam riset, dikutip dari Livescience.

Menurut Davies, tidak ada gen tunggal yang menjelaskan tiap aspek yang berhubungan dengan risiko penyakit seperti COVID-19. Namun pada LZTFL1, dampaknya teramati cukup signifikan, meningkatkan risiko hingga seperti pada seseorang dengan usia lebih tua.

"Kasarnya setara dengan menjadi 10 tahun lebih tua, efeknya, pada risiko keparahan COVID," jelasnya.



Simak Video "Faktor yang Memengaruhi Keparahan Pasien Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)