ADVERTISEMENT

Jumat, 19 Nov 2021 09:00 WIB

Nirina Zubir Ditipu ART, Pengkhianatan Bisa Picu Masalah Psikis Serius

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Nirina Zubir Bertemu dengan ART Riri Nirina Zubir. (Foto: Palevi/detikcom)
Jakarta -

Aktris Nirina Zubir sedang tertimpa musibah. Ia ditipu oleh mantan asisten rumah tangga kepercayaannya sampai mengalami kerugian kurang lebih Rp 17 miliar.

Semula, sang ibunda mengira surat-surat tanahnya itu hilang. Cut Indria Martini pun mempercayai asisten rumah tangganya (ART) yang bernama Riri Khasmita untuk mengurusi surat-surat tersebut. Namun, Riri Khasmita malah menyalahgunakan kepercayaan Cut Indria Martini.

"Awal mulanya adalah ibu saya ini dikira suratnya hilang sehingga dia minta tolong sama ART yang sudah bekerja dari 2009 untuk dibantukan diurus suratnya," kata Nirina Zubir saat konferensi pers di kawasan Antasari, Jakarta Selatan, Rabu (17/11/2021).

Jika seseorang yang dekat dengan Anda pernah merusak kepercayaan Anda, rasa dikhianati yang timbul bisa menimbulkan luka yang mendalam.

Semua jenis pengkhianatan dapat menyebabkan tekanan emosional, tetapi Anda mungkin mengalami trauma yang berkepanjangan ketika seseorang yang diandalkan melanggar kepercayaan yang telah berikan kepada mereka.

Pengkhianatan dapat menurunkan harga diri, kesejahteraan emosional, dan kemampuan untuk membentuk keterikatan dengan orang lain.

Dikutip dari Healthline, trauma pengkhianatan (betrayal trauma) adalah jenis trauma yang mengacu pada rasa sakit dan tekanan emosional yang terjadi ketika institusi yang dipercaya, orang yang dicintai, atau pasangan melanggar kepercayaan seseorang.

Dalam bukunya The Body Keeps the Score, Bessel van der Kolk menguraikan gagasan bahwa tubuh menyimpan segalanya dan bagaimana trauma dapat memiliki dampak fisiologis yang signifikan pada otak dan tubuh. Sementara pikiran dapat membutakan kita terhadap rasa sakit pengkhianatan, tubuh mengingatnya.

Hal ini dapat bermanifestasi dalam sakit kepala, sakit perut, kelelahan kronis, obesitas, masalah pencernaan, masalah tidur, radang tenggorokan, sistem kekebalan yang melemah,

Trauma pengkhianatan dapat terjadi bersamaan dengan hal-hal seperti gaslighting dan menyebabkan kecemasan dan depresi. Beberapa tanda dan gejala bahwa Anda mungkin menderita trauma pengkhianatan mungkin termasuk:

  • Alexithymia: Tidak mampu atau merasa sangat sulit untuk mengenali emosi sendiri dan/atau menggambarkannya.
  • Kecemasan
  • Depresi
  • Disosiasi
  • Trauma pengkhianatan, seperti semua trauma, dapat memiliki efek merusak jangka panjang pada kesehatan psikologis dan fisik. Tanpa perawatan yang tepat, efeknya bisa semakin parah.


Simak Video "Top 5: Nirina Zubir Korban Mafia Tanah, Isu Booster Vaksin Nusantara"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT