Senin, 22 Nov 2021 13:00 WIB

China Sebut Masuki Tahap Akhir Pandemi, Siap Damai dengan Corona?

Ayunda Septiani - detikHealth
Orang-orang yang memakai masker untuk melindungi diri dari COVID-19 mengantre untuk masuk ke toko di pusat perbelanjaan luar ruangan di Beijing, Sabtu, 13 November 2021. Foto ilustrasi. (Foto ilusttasi: AP/Mark Schiefelbein)
Jakarta -

Pejabat Kesehatan China pada Sabtu (20/11/2021) mengklaim lonjakan kasus COVID-19 di China telah memasuki tahap akhir.

Dikutip dari laman Straits Times, juru bicara Komisi Kesehatan Nasional (NHC) Mi Feng dalam sebuah konferensi pers menyebutkan sejauh ini sebanyak delapan wilayah tingkat provinsi yang sebelumnya dilaporkan tengah berjuang menghadapi lonjakan kasus COVID-19, tidak mencatat kasus baru COVID-19 yang ditularkan secara lokal dalam kurun waktu 14 hari terakhir.

Mi Feng menyebutkan situasi epidemi di perbatasan atau kota pelabuhan yang dilanda virus, termasuk Ejina, Heihe dan Dalian, telah ditangani dengan efektif dan cepat. Begitu pula dengan beberapa daerah setingkat provinsi yang berhasil menekan angka infeksi virus.

Sementara itu, pejabat NHC Wu Liangyou mengatakan China telah memvaksinasi 76,3 persen dosis kedua vaksin COVID-19 lengkap per hari Jumat lalu.

Dengan demikian, sebanyak 1,076 miliar orang di negara tersebut telah menerima jumlah dosis yang diperlukan untuk vaksinasi COVID-19 mereka. Sementara itu, sebanyak 65,73 juta orang telah menerima dosis vaksin booster.

Per 22 November, China hanya melaporkan 38 kasus virus Corona dibandingkan dengan 24 hari sebelumnya. Dari infeksi baru tersebut, tiga kasus di antaranya ditularkan secara lokal.



Simak Video "China Terus Lanjutkan 'Strategi Nol Kasus' Lawan Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/kna)