ADVERTISEMENT

Senin, 22 Nov 2021 17:48 WIB

Berapa Banyak Sih Warga yang Sudah 'Kebal' COVID-19? Ini Jawaban Menkes

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Menkes Budi Gunadi Sadikin Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan saat ini Indonesia sudah mulai menjalankan survei antibodi atau Seroprevalence Survey. Dalam pelaksanaannya, Kemenkes bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri dan juga beberapa perguruan tinggi yang memiliki ahli-ahli epidemiologi.

"Diharapkan Desember ini selesai. Sehingga, kita bisa melihat di minggu ketiga atau keempat Desember laporan lengkap dari hasil Seroprevalence Survey dari seluruh kabupaten dan kota, seluruh provinsi di Indonesia," ujar Menkes Budi melalui konferensi pers, Senin (22/11/2021).

"Dan kita rencananya akan lakukan setiap 6 bulan. Sehingga kita memiliki kontrol atau dasar untuk pengambilan kebijakan kedepannya," lanjutnya.

Seroprevalence Survey merupakan sebuah survei yang dilakukan untuk melihat seberapa besar kekebalan atau antibodi masyarakat yang sudah divaksin COVID-19. Hasil dari survei ini akan digunakan sebagai basis dari penyusunan kebijakan-kebijakan.

Sebelumnya, Menkes Budi juga menyebutkan beberapa perguruan tinggi atau universitas dan lembaga yang ikut bekerja sama dalam survei ini. Itu terdiri dari Universitas Indonesia, Fakultas Kesehatan Masyarakat, dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Survei ini juga kami lakukan bekerja sama dengan Universitas Indonesia, Fakultas Kesehatan Masyarakat, dan WHO, agar hasilnya nanti bisa di share ke dunia dan menunjukkan kesiapan Indonesia dalam mengantisipasi penanganan pandemi dan transisinya menjadi endemi," jelasnya pada konferensi pers Senin (11/10/2021) lalu.

Simak video 'Laju Vaksinasi di RI Turun Dalam 3 Minggu, Ini Penyebabnya':

[Gambas:Video 20detik]



(sao/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT