Selasa, 23 Nov 2021 13:30 WIB

Tips Hadapi Orang Marah Bawa-bawa Jabatan Seperti Dialami Arteria Dahlan

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Anggota DPR Arteria Dahlan memaparkan pandangannya terkait polemik UU KPK dalam diskusi Mengukur Sepak Terjang KPK di Jakarta. Begini ekspresinya. Heboh ribut-ribut Arteria Dahlan dengan wanita yang mengaku anak jenderal TNI. (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Belakangan ramai kasus adu mulut anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan dengan wanita yang mengaku anak jenderal TNI. Arteria bahkan mengaku wanita tersebut tidak masalah jika persoalan dibawa ke ranah hukum lantaran dirinya mengklaim anak Jenderal TNI bintang 3.

"Kalau mau diperpanjang kita perpanjang nggak apa-apa, bintang 3 yang mana nggak apa, kita kan cuma rakyat biasa," kata Arteria, dalam video viral yang diunggah akun Instagram @ahmadsahroni88.

"Nggak masalah, kenapa rupanya?" kata wanita tersebut.

"Bintang 3 siapa? Bintang 3 kamu siapa?" ujar Arteria bertanya.

"Apa sih, Bapak gue, ya tunggu aja," jawab wanita itu.

Terlepas dari masalah keduanya, konflik yang berujung membawa nama jabatan memang kerap terjadi. Menurut psikolog klinis Nuzulia Rahma Tristinarum dari Pro Help Center, orang tersebut biasanya dipicu rasa inferioritas, merasa lebih superior.

Jika dihadapi kasus serupa, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Namun, Rahma mengingatkan hal yang utama wajib dipikirkan ialah dengan bersikap tenang.

"Sebaiknya pihak yang merasa lebih sehat mental, lebih mampu berpikir jernih dan tenang. Kita pertimbangkan dulu baik baik apa yang akan dilakukan untuk merespons. Kita tak perlu impulsif dan ikut terbawa emosi meledak ledak dalam merespons-nya," beber Rahma.

"Apakah kasusnya akan dibawa ke ranah hukum atau tidak, itu tergantung jenis kasusnya. Jika memang jenis kasusnya perlu dibawa ke pihak hukum ya nggak apa-apa. Pastikan kita punya cukup energi untuk mengurusnya. Bagus juga sebagai pelajaran bagi pihak lain," sambung dia.

Jika berat membawa kasus ke ranah hukum, cara lain yang bisa dicoba adalah mengalihkan emosi pada hal lain yang tidak memicu keributan. Bisa dengan membuat edukasi di media, yang memiliki pesan bermoral untuk pembaca.



Simak Video "Luapkan Emosimu Di Sini, Hancurkan Saja Semua Hingga Berkeping!"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)