Jumat, 26 Nov 2021 07:55 WIB

2 WNI Terjebak Lockdown di Zhejiang University Imbas Dosen Positif Corona

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Wuhan kini kembali diserang virus Corona melalui varian delta. Pemerintah terkait pun gerak cepat dengan menggelar tes PCR massal. Potret warga China antre tes PCR. (Foto: Chinatopix Via AP)
Jakarta -

Dua warga negara Indonesia (WNI) yang tengah menempuh pendidikan di Zhejiang University di Kota Hangzhou, China, terjebak lockdown di dalam kampus. Penguncian dilakukan imbas seorang dosen dinyatakan positif COVID-19.

"Tadi pukul 18.00 (17.00 WIB) ada pemberitahuan mendadak bahwa seorang dosen positif COVID. Pintu gerbang kampus langsung ditutup semua, yang ada di dalam tidak bisa keluar," kata Joko Pilianto, mahasiswa Zhejiang University, saat dihubungi ANTARA dari Beijing, Kamis (25/11/2021).

Otoritas kesehatan setempat langsung menggelar tes asam nukleat (PCR) pada ribuan orang yang berada di dalam area kampus, termasuk Joko dan Candra, keduanya mahasiswa asal Indonesia.

"Pemberitahuannya pas jam makan malam. Stok makanan di swalayan di dalam kampus langsung habis," kata Joko yang sedang menunggu antrean tes PCR bersama ribuan orang yang terjebak di dalam wilayah kampus.

Mahasiswa berusia 28 tahun asal Bojonegoro, Jawa Timur itu hanya bisa pasrah jika terkunci di dalam kampus selama 14 hari, sebagaimana protokol kesehatan yang berlaku di sana.

Sebelum dinyatakan positif COVID-19, dosen yang bersangkutan telah mengunjungi beberapa tempat di dalam kampus termasuk swalayan dan museum seni yang juga banyak dikunjungi oleh pendatang.

Lihat juga video 'Imbauan Timbun Makanan China, Dikira Warga Taiwan Terkait Perang':

[Gambas:Video 20detik]



(kna/fds)