ADVERTISEMENT

Senin, 29 Nov 2021 14:17 WIB

12 Negara Ini Sudah Kebobolan Varian Omicron, Ada Negara Tetangga RI?

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Jerman kembali cetak rekor tertinggi untuk lonjakan kasus COVID-19 dalam sehari di wilayahnya. Lebih dari 50 ribu kasus terdeteksi di Jerman dalam satu hari. Ilustrasi 8 negara yang sudah melaporkan temuan infeksi varian Omicron. Foto: AP Photo
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat, (26/11/2021) memasukkan varian baru B.1.1.529 atau varian Omicron menjadi variant of concern atau VoC (varian yang mengkhawatirkan). Omicron disebut memiliki lebih banyak mutasi dibanding Alpha, Beta, dan Delta.

Varian baru tersebut pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan dan dengan mudah merambat ke banyak negara. Diketahui kini, sudah terdapat beberapa negara dari benua lain yang mengkonfirmasi pasien dengan varian tersebut.

Dilansir berbagai sumber, berikut beberapa negara yang melaporkan adanya kasus Omicron:

1. Botswana

Dilansir dari France24, Senin 29 November 2021, Koordinator Gugus Tugas COVID-19 Botswana menyebutkan, negara tersebut mengkonfirmasi adanya empat kasus Omicron. Hingga hari ini, masih ada 11 orang lain yang masuk dalam penyelidikan.

Meski varian Omicron membuat khawatir negara tersebut, pejabat tinggi setempat yakin negaranya siap menghadapi varian baru tersebut.

2. Hong Kong

Diketahui Hong Kong menjadi negara pertama yang menemukan kasus varian Omicron selain di benua Afrika Selatan.

Diketahui kasus tersebut ditemukan ketika seorang pelancong asal Afrika Selatan menggunakan masker tidak benar dan memungkinkan menularkan virus di kamar terbuka. Kasus ini pertama kali teridentifikasi di sebuah kamar hotel yang berisi 12 orang dan kini mereka tengah menjalani karantina.

3. Israel

Pada Jumat lalu, Kementerian Kesehatan Israel juga telah mengkonfirmasi varian baru tersebut.

"Varian yang ditemukan di negara-negara Afrika Selatan telah teridentifikasi di Israel," kata Kemenkes Israel.

Kasus tersebut ditemukan pada dua orang yang baru kembali dari Malawi. Dan saat ini telah melakukan karantina.

4. Inggris

Menteri Kesehatan Inggris, Sajid Javid, juga mengumumkan dua kasus terkait varian Omicron di negara tersebut. Keduanya terdeteksi setelah melakukan perjalanan ke Afrika Selatan.

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson mengatakan, seluruh pelaku perjalanan yang hendak masuk ke Inggris harus melakukan tes PCR dua hari setelah tiba. Karantina mandiri juga diperlukan hingga hasilnya negatif.

Karantina mandiri tersebut diperlukan selama kurang lebih 10 hari. Aturan ini telah ditetapkan oleh pemerintah Inggris, diikuti aturan penggunaan masker di tempat umum.

Simak video 'Belanda Deteksi 13 Kasus Varian Omicron':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT