ADVERTISEMENT

Selasa, 30 Nov 2021 14:00 WIB

Langsung Tancap Gas! Pfizer hingga Moderna Siapkan Vaksin untuk Omicron

Ayunda Septiani - detikHealth
Scientists are done research on vaccine in laboratory with test tubes on Covid19 Coronavirus type for discover vaccine. Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/chayakorn lotongkum)
Jakarta -

Munculnya varian Corona B.1.1.529 atau varian Omicron membuat dunia khawatir. Varian ini diduga menyebar lebih cepat, dan membuat banyak negara kembali menutup perjalanan internasional.

Omicron telah diklasifikasikan sebagai 'variant of Concern' oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang berarti berisiko lebih menular, lebih ganas atau lebih terampil menghindari tindakan kesehatan masyarakat, vaksin dan terapi.

Varian Omicron memiliki lebih dari 30 mutasi pada protein spike yang memungkinkan virus masuk ke dalam tubuh. Para ahli telah memperingatkan bahwa banyak dari mutasi ini dapat menyebabkan peningkatan resistensi dan penularan antibodi, yang dapat membatasi efektivitas vaksin COVID yang ada.

Tidak hanya Pfizer, dua perusahaan farmasi lainnya mengembangkan vaksin COVID-19 yang ditujukan untuk varian Omicron.

1. Pfizer

Terkait efektivitas vaksin pada varian Omicron, pakar menyebut vaksin yang tersedia masih bisa mencegah varian COVID-19. Meski demi totalitas, produsen vaksin COVID-19 Pfizer mulai meracik vaksin COVID-19 khusus untuk menangkal varian Omicron.

Dikutip dari laman France 24, CEO Albert Bourla mengatakan, perusahaannya pada Jumat (26/11/2021) mulai menguji vaksin saat ini terhadap varian Omicron, yang pertama kali dilaporkan di Afrika Selatan dan dikhawatirkan kembali memicu gelombang global infeksi COVID-19.

"Saya tidak berpikir hasilnya vaksin tidak melindungi," kata Bourla.

2. Moderna

Orodusen vaksin COVID-19 Moderna menyebut tengah menyiapkan vaksin yang diformulasikan kembali untuk melawan varian corona Omicron dan akan siap awal tahun depan.

"Kita harus tahu tentang kemampuan vaksin saat ini untuk memberikan perlindungan dalam beberapa minggu ke depan, tetapi hal yang luar biasa tentang vaksin MRNA, platform Moderna adalah bahwa kita dapat bergerak sangat cepat," kata Kepala Petugas Medis Moderna, Paul Burton, di acara "Andrew Marr Show" BBC, dikutip CNBC International.

Moderna sendiri sudah mengatakan telah mengerahkan pekerjanya sejak akhir pekan lalu untuk mulai mempelajari varian baru ini. Burton menegaskan kembali vaksin bisa memberikan perlindungan kepada mereka yang disuntik dan mengingatkan orang yang tidak divaksin wajib divaksinasi.

Selanjutnya
Halaman
1 2

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT