ADVERTISEMENT

Jumat, 03 Des 2021 07:05 WIB

Bumil, Waspada Kebiasaan Ini Bisa Bahayakan Janin

Sponsored - detikHealth
Ilustrasi ibu hamil Foto: Getty Images/iStockphoto/Nattakorn Maneerat
Jakarta -

Kesehatan adalah salah satu hal penting yang harus senantiasa dijaga oleh ibu hamil. Agar perkembangan janin tidak terganggu, ibu hamil tentunya harus menjaga pola makan dan mengonsumsi nutrisi tambahan.

Di samping itu, ibu hamil juga harus mulai menjauhi kebiasaan-kebiasaan buruk yang biasa dilakukan sebelum hamil. Karena jika tidak, baik ibu dan anak yang berada di dalam kandungan akan mengalami masalah gangguan kesehatan.

Lalu apa saja kebiasaan-kebiasaan buruk yang harus dijauhi ibu hamil untuk melindungi kesehatan dan pertumbuhan si bayi dalam kandungan? Melansir dari berbagai sumber, berikut beberapa kebiasaan yang harus dijauhi si ibu saat sedang hamil.

1. Merokok

Tidak hanya berdampak buruk pada orang biasa, merokok juga memberikan dampak negatif terhadap ibu hamil dan janin. Merokok dapat menyebabkan bayi dalam kandungan mengalami stunting, cacat paru-paru, dan cacat jantung bawaan. Selain itu, merokok juga bisa menyebabkan bayi lahir prematur atau bahkan meninggal saat berada di dalam kandungan.

Bukan hanya merokok, berada di sekitar asap rokok juga akan menimbulkan dampak terhadap kesehatan ibu hamil dan si bayi. Jadi berhenti lah merokok dan jauhi asap rokok demi kesehatan si calon buah hati ya.

2. Minuman Berkafein

Kafein memang menjadi asupan yang dapat meningkatkan produktivitas kerja, tapi kandungan yang satu ini harus betul-betul dijauhi oleh ibu hamil. Pasalnya, mengonsumsi minuman berkafein secara berlebihan dapat menyebabkan nyeri ulu hati, masalah lambung, dan anemia pada si ibu.

Sedangkan untuk bayi, kafein bisa membuat bayi lahir dengan berat badan di bawah normal, membuat bayi lahir prematur, hingga menyebabkan keguguran. Perlu diingat kafein tidak berasal dari kopi saja, tapi juga minuman lain seperti teh, minuman soda, dan energy drink.

3. Kurang Tidur

Semua orang butuh istirahat yang cukup, tidak terkecuali ibu hamil. Kurang tidur merupakan salah satu pantangan bagi ibu hamil karena dapat menyebabkan hipertensi, memicu stres, menurunkan sistem imun tubuh, memicu kontraksi, hingga menyebabkan keguguran.

Kurang tidur juga bisa menyebabkan preeklampsia, yang dapat mengancam nyawa si ibu dan janin saat bersalin. Karena itu, ibu hamil harus tidur yang cukup untuk menjaga kesehatan janin dan diri sendiri.

4. Memakai Pakaian Ketat

Banyak ibu hamil yang ingin tetap tampil modis saat sedang mengandung. Tapi jangan sampai keinginan untuk tampil fashionable malah membahayakan kesehatan si calon bayi, contohnya seperti memakai pakaian yang ketat.

Pakaian ketat dapat menghambat aliran darah, menimbulkan infeksi jamur pada vagina, memicu heartburn dan maag, menimbulkan nyeri pada tubuh, serta memicu terjadinya parestesia. Jadi jangan sampai tuntutan untuk tampil modis mengganggu kesehatan bumil dan perkembangan janin ya.

5. Tidak Berolahraga

Ibu hamil memang dianjurkan untuk banyak beristirahat dan tidak melakukan aktivitas berat. Tapi ini tidak menjadi alasan bagi bumil untuk berhenti berolahraga.

Pasalnya, tidak berolahraga secara teratur dapat berdampak terhadap perkembangan janin, mempersulit proses persalinan dan melahirkan, serta meningkatkan produksi hormon stres. Karena itu ibu hamil harus tetap berolahraga secara teratur untuk memastikan bayi berkembang dengan sehat dan meningkatkan peluang si ibu untuk bersalin dengan normal.

6. Kurang Sayur dan Buah-Buahan

Tidak mengkonsumsi sayur dan buah-buahan selama hamil adalah kebiasaan yang harus dihindari oleh para bumil. Kurang konsumsi sayur dan buah-buahan dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan pada janin, di antaranya menyebabkan bayi lahir dengan berat di bawah normal, kelahiran prematur, meningkatkan resiko bayi terkena alzheimer, membuat bayi beresiko lahir dengan cacat bawaan, dan masih banyak lagi.

Kehamilan adalah masa yang paling berharga sekaligus rentan bagi seorang ibu. Karena itu, selain menjauhi kebiasaan-kebiasaan buruk tadi, bumil juga harus mengkonsumsi makanan yang sehat dan bernutrisi. Bila perlu, konsumsi juga vitamin tambahan untuk melengkapi kebutuhan nutrisi yang mungkin tidak diperoleh dari makanan yang dikonsumsi.

Salah satu vitamin yang bisa bumil konsumsi adalah Bundavin, suplemen multivitamin dan mineral yang diproduksi oleh PT. Samco Farma khusus untuk ibu hamil dan menyusui.

Bundavin bertindak sebagai tambahan nutrisi untuk menjaga agar ibu hamil tidak sampai kekurangan asupan vitamin dan mineral yang penting untuk pertumbuhan serta kesehatan janin dalam kandungan. Bundavin memiliki kandungan seperti asam folat, zat besi, yodium, serta kalsium yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral si ibu saat sedang hamil.

BundavinFoto: Samco Farma

Saat ini, Bundavin bisa didapatkan di apotek-apotek terdekat dan e-commerce seperti Shopee, Lazada dan Tokopedia. Keduanya juga bisa didapatkan melalui distributor-distributor PT Samco Farma yakni, PT Merapi Utama Pharma, PT Daya Muda Agung, dan PT Prima Galvin Sukses untuk area Jabodetabek atau dapat menghubungi Sales Representative, di nomor 087880779521.

Adapun bagi yang berada di luar Jabodetabek, produk ini bisa ditemukan pada distributor PT Cahaya Mutiara Farma untuk area Jawa Timur, PT Hapeel Pharmindo untuk area malang dan sekitarnya, PT Marrykha Mitra Mustika di Jawa Tengah, PT Kwatro mandiri Ekavisi di Jawa Barat, PT Mitra Bina Multi Sejahtera di Sumatera Utara, PT Talang Gugun Sari Nusantara di Sumatera Barat, PT Sinar Prima Lestari di Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Jambi, PT Aditama Makmur Sentosa di Lampung, PT Nitijaya Cipta Makmur di Banjarmasin, dan PT Sehat Inti Permata di Bali dan Lombok.

Selama masa kehamilan, pertimbangkanlah kondisi janin sebelum ibu melakukan segala sesuatu. Prioritaskan lah kondisi kesehatan si bayi dan jauhi kebiasaan-kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kesehatan dan perkembangan sang buah hati tercinta.

(Content Promotion/Samco Farma)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT