ADVERTISEMENT

Jumat, 03 Des 2021 10:38 WIB

8 Kesalahan Pakai Masker Ini Tingkatkan Risiko Tertular Corona Termasuk Omicron

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Portrait of young woman putting on a protective mask for coronavirus isolation Kesalahan memakai masker bisa tingkatkan risiko tertular Corona. (Foto: iStock)
Jakarta -

Pandemi COVID-19 yang belum terlihat titik terangnya, ditambah dengan adanya varian baru B.1.1.529 atau Omicron, jelas membuat masyarakat di penjuru dunia khawatir. Terlebih bagi mereka yang kerap beraktivitas di luar rumah dan melakukan interaksi tatap muka.

Salah satu cara untuk menghadapi pandemi COVID-19 yakni penggunaan masker secara benar. Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito beberapa waktu lalu mengingatkan, tak semua jenis masker aman digunakan.

"Jangan gabungkan 2 masker medis secara bersamaan sebab masker medis tidak dirancang untuk bisa digunakan 2 lapis secara bersamaan karena tidak meningkatkan kemampuan filtrasi dan kesesuaian masker," ujarnya beberapa waktu lalu.

Selain kesalahan tersebut, ada beberapa kesalahan penggunaan yang membuat fungsi masker terganggu:

1. Memakai Masker Terlalu Longgar

Saat menggunakan masker, hal pertama yang harus diperhatikan yakni ukuran masker. Agar efektif melindungi diri dari virus Corona, ukuran masker harus pas di wajah.

Semakin longgar ukuran masker, itu akan memungkinkan banyak udara termasuk airborne masuk ke dalam hidung dan mulut. Jika itu terjadi, masker yang dipakai tidak berfungsi maksimal.

2. Memakai Masker di Bawah Dagu

Kesalah yang paling sering dilakukan. Saat akan berbicara atau menghirup udara sebentar, pasti orang akan menurunkan masker yang dipakai sampai ke dagu.

Jika ini dilakukan, kita tidak pernah tahu virus apa yang menempel pada bagian lagu. Saat masker digantung di dagu dan dipakai kembali, sangat berisiko tinggi menularkan berbagai virus.

3. Menggunakan Masker Berongga

Masker yang paling disarankan untuk mencegah penyebaran virus corona yakni dengan beberapa lapisan dan rapat.

Hindari pemakaian masker yang beberahan tipis dan memiliki banyak rongga. Jenis ini, tidak akan membantu kamu mencegah virus masuk ke dalam tubuh.

4. Pakai Masker Menutupi Lubang Hidung

Virus Corona diketahui bisa masuk ke dalam tubuh melalui hidung dan mulut. Namun, bukan berarti masker hanya digunakan untuk menutupi lubang hidung saja.

Masker yang kita gunakan harus menutup seluruh bagian, dari ujung hidung hingga ke dagu.

Berdasarkan video dalam kanal YouTube Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berjudul 'How To Wear Medical Mask', menyarankan masyarakat agar menggunakan masker dari ujung hidung mulut, dan dagu, sampai tertutup rapat tanpa celah.

5. Pakai Masker di Bawah Hidung

Kebiasaan buruk lain yang biasa dilakukan saat memakai masker yakni menggunakannya di bawah hidung. Dalam studi yang dilakukan oleh University of North Carolina (UNC), memakai masker di bawah hidung atau 'half masking' berisiko tinggi tertular virus Corona.

Virus corona cenderung pertama kali masuk dan menginfeksi rongga hidung, lalu masuk ke paru-paru dan saat itu virus berkembang menjadi pneumonia. Para peneliti juga mencatat virus corona menurunkan infiltrasi saat berkembang ke jalur pernapasan, seperti tenggorokan dan paru-paru.

"Virus yang diproduksi di hidung kemudian didistribusikan ke jaringan penciuman di atap hidung yang menyebabkan hilangnya bau. Lalu ke mulut, menginfeksi kelenjar ludah dan menghasilkan gejala mulut kering, dan ke paru-paru tempat mereka menyebabkan pneumonia yang berujung sesak napas hingga kematian. Jadi masker harus melindungi hidung agar efektif mencegah penularan dan penyebaran COVID-19," jelas laporan studi, dikutip dari FOX News, Jumat (3/12/2021).

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Kasus Harian Covid-19 Jepang Tembus 100.000"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT