Rabu, 08 Des 2021 17:33 WIB

Kadinkes Bekasi Luruskan Kabar 4 Pasien Terpapar Omicron, Ini Klarifikasinya

Vidya Pinandhita - detikHealth
Coronavirus. COVID-19. Copy space. 3D Render Ilustrasi klarifikasi Kadinkes Bekasi perihal kabar temuan pasien COVID-19 varian Omicron. Foto: Getty Images/BlackJack3D
Jakarta -

Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi membantah kabar temuan kasus varian Omicron. Mengingat dalam kabar beredar, Kadinkes Bekasi menyebut terdapat empat orang yang terdeteksi positif terinfeksi varian Omicron berdasarkan analisis sampel di Laboratorium Farmalab, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

"Saya coba jelaskan waktu rapat dengan Pak Bupati bahwa berita itu tidak benar, itu bukan warga kabupaten Bekasi. Angkanya juga salah. Seharusnya cuma tiga WNI. Dari 19 orang yang diperiksa seharusnya cuma tiga orang yang WNI, dan 16-nya WNA," terang Kepala Dinas Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti, pada detikcom, Rabu (8/12/2021).

Ia menambahkan, kabar tersebut sebenarnya sudah lama disampaikan, tepatnya pada 23 November. Adapun 19 pasien COVID-19 tersebut juga sudah selesai menjalani karantina dan sudah dipastikan tidak terinfeksi varian Omicron.

"Itu semua bukan alamatnya kabupaten Bekasi. Sekarang sudah dikarantina, ada di Wisma Atlet, ada di Hotel Permata sebenarnya. Tapi saya sebutkan kemarin itu di Wisma Atlet semua dan tanggalnya sudah lama. Tanggal 23 (November). Jadi bukan Omicron yang dikhawatirkan," sambungnya.

Terakhir ia berharap, pihak masyarakat dan pemerintah termasuk Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) tetap mewaspadai terhadap risiko masuknya varian Omicron.

"Tapi memang saya meminta semua dari Kementerian Kesehatan untuk mewaspadai setiap pelaku perjalanan dari luar negeri tetap waspada, hati-hati. Walaupun sudah karantina 10 hari tetap waspada," pungkas Sri Enny.



Simak Video "Malaysia Konfirmasi Kasus Varian Omicron, Masuk Sebelum Afrika"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/naf)