Vaksinasi COVID Anak Start 24 Desember, Sekolah di Jateng Ingin Secepatnya

Vaksinasi COVID Anak Start 24 Desember, Sekolah di Jateng Ingin Secepatnya

Vidya Pinandhita - detikHealth
Jumat, 10 Des 2021 12:56 WIB
Vaksinasi COVID Anak Start 24 Desember, Sekolah di Jateng Ingin Secepatnya
SDN 9 Boyolali, Jawa Tengah. (Foto: Vidya Pinandhita/detikHealth)
Boyolali -

Vaksinasi COVID-19 untuk anak berusia 6-11 tahun dikabarkan bakal dimulai 24 Desember 2021. Hal tersebut diatur dalam Instruksi Mendagri Nomor 66 Tahun 2021 aturan periode Natal dan Tahun Baru.

Mengingat aktivitas belajar-mengajar menjadi salah satu yang paling terimbas pandemi COVID-19, sekolah menanggapi kabar vaksinasi anak 6-11 tahun tersebut dengan penuh harap. Misalnya di SDN 9 Boyolali, SD pertama yang menjalani pembelajaran tatap muka (PTM) di kelurahan Pulisen, Boyolali.

Ketua Unit Kesehatan Siswa (UKS) sekaligus Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan SDN 9 Boyolali, Sumarsini, menyebut sejauh ini vaksinasi COVID-19 untuk siswa SD baru menyasar anak usia 12 tahun, atau yang duduk di kelas 6 SD. Vaksinasi dilakukan pihak Puskesmas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejauh ini, sekolah-sekolah belum terlibat dalam program vaksinasi COVID-19. Namun menurutnya, sudah beredar kabar bahwa ada kemungkinan ke depannya sekolah bakal dilibatkan.

"(Vaksinasi COVID-19 untuk anak) sudah ada, baru kelas 6 SD umur 12 tahun yang sudah terealisasi. Di Puskesmas. Di sekolah-sekolah belum ada, baru ada berita saja tapi belum ada lanjutannya. Tapi kalau yang kelas 6 SD, kita sudah jalankan," beber Sumarsini saat ditemui detikcom di Boyolali, Jumat (10/12/2021).

ADVERTISEMENT

Ia yakin, pihak sekolah dan para orangtua murid sudah lama menanti vaksinasi COVID-19 untuk anak-anak di bawah 12 tahun. Sebab semakin cepat vaksin diberikan, semakin cepat aktivitas PTM bisa berjalan efektif.

"(Vaksinasi COVID-19 untuk anak usia di bawah 12 tahun) baru dengar berita tapi belum ada tindak lanjutnya. Mudah-mudahan sesegera mungkin sehingga kita dapat semua kita segera pingin PTM. Karena orangtua juga ini sudah keluhannya banyak sekali," pungkasnya.




(vyp/kna)

Berita Terkait