Jumat, 10 Des 2021 17:31 WIB

Wamenkes Bocorkan Harga Booster Vaksin COVID-19, Mulai Suntik 1 Januari 2022

Vidya Pinandhita - detikHealth
Warga di Dieng Batur, Banjarnegara, antusias ikuti kegiatan vaksinasi COVID-19 massal. Seperti diketahui, vaksinasi gencar dilakukan demi capai herd immunity. Vaksinasi COVID-19. (Foto: Grandyos Zafna)
Boyolali -

Wakil Menteri Kesehatan, dr Dante Saksono Harbuwono, memastikan pihaknya tengah mempersiapkan strategi pemberian booster vaksin COVID-19 untuk masyarakat RI yang bakal dimulai 1 Januari 2022. Sejauh ini, bakal seperti apa berlangsungnya?

"Booster kita tentukan seperti arahan bapak presiden untuk memulai booster tanggal 1 Januari 2022. Untuk booster kita sedang menyusun beberapa strategi karena kebutuhan booster itu tentu akan melipatgandakan kebutuhan belanja untuk vaksin," terangnya saat ditemui detikcom di Boyolali, Jumat (10/12/2022).

Ia menjabarkan, nantinya booster akan diberikan gratis untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan berbayar untuk non-PBI.

Ia belum bisa memastikan harga untuk non-PBI lantaran nanti harganya bakal ditentukan oleh pasar. Namun ia memprediksi, bakal dibanderol dengan harga sekitar Rp 200 ribu.

"Ada dua strategi yang dilakukan. Pertama dengan untuk PBI boosternya gratis sedangkan non PBI itu booster-nya nanti berbayar," beber Wamenkes.

Vaksinasi dosis 1 dan 2 belum rampung, apakah bakal terganggu?

Terakhir ia menyebut, pemberian booster vaksin COVID-19 bakal diupayakan agar tidak mengganggu proses vaksinasi dosis 1 dan 2. Booster hanya akan diberikan oleh fasilitas kesehatan swasta, sementara dosis 1-2 diberikan oleh fasilitas kesehatan milik pemerintah.

"Jadi untuk booster nanti akan dilakukan untuk fasilitas kesehatan swasta. Sedangkan TNI-Polri serta fasilitas kesehatan milik pemerintah akan memprioritadjan untuk mengerjakan vaksinasi dasar di target 1 dan 2 vaksin COVID-19," pungkas Wamenkes.



Simak Video "Efektivitas Booster Pfizer dan Moderna Nantinya akan Menurun "
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/naf)