Gejala Omicron yang Satu Ini Dialami 89 Persen Orang yang Terinfeksi

Gejala Omicron yang Satu Ini Dialami 89 Persen Orang yang Terinfeksi

Maulida Balqis - detikHealth
Kamis, 16 Des 2021 16:11 WIB
Gejala Omicron yang Satu Ini Dialami 89 Persen Orang yang Terinfeksi
Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/golibtolibov
Jakarta -

Gejala Omicron B.1.1529 disebut lebih ringan dibandingkan varian lain. Pada data laporan Pusat Pengendalian Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) tercatat sebanyak 89 persen pasien COVID-19 varian Omicron mengalami gejala batuk disertai tenggorokan gatal.

Gejala omicron ini tidak jauh berbeda dengan gejala varian COVID-19 lainnya.

Berdasarkan laporan CDC, gejala omicron yang paling sering dialami pasien yakni batuk kering disertai tenggorokan gatal. Sementara gejala lain yang juga cukup sering dilaporkan yaitu:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  • Letih (65 persen)
  • Hidung tersumbat (59 persen)
  • Demam (38 persen)
  • Mual (22 persen)
  • Napas pendek atau kesulitan bernapas (16 persen)
  • Diare (11 persen).
  • Hanya delapan persen pasien Omicron yang melaporkan gejala anosmia atau hilang indera penciuman.

"Banyak kasus pertama yang dilaporkan dari infeksi varian Omicron tampak ringan, meskipun seperti semua varian, ada jeda antara infeksi dan hasil yang lebih parah," tulis laporan CDC, dikutip pada Kamis (16/12/2021).

Lebih jauh, varian omicron juga tercatat menyerang paling banyak orang dengan usia 18-39 tahun. Artinya, kelompok remaja menjadi yang paling rentan di antara kelompok lainnya.

ADVERTISEMENT

Di posisi kedua, kelompok dengan usia 40-64 tahun juga menjadi sasaran Omicron, dengan persentase sebesar 23 persen.

Sedangkan anak dengan usia di bawah 18 tahun serta lansia di atas 65 tahun hanya tercatat 9 persen yang terinfeksi.

Sejauh ini, belum ada laporan kematian akibat varian ini. Mayoritas pasien mengalami gejala ringan, dengan hanya 7 persen yang mengatakan tidak bergejala.




(up/up)

Berita Terkait