ADVERTISEMENT

Sabtu, 18 Des 2021 06:32 WIB

Apa Saja Syarat Vaksinasi COVID-19 Pada Anak?

Varadifa - detikHealth
Vaksinator memberi vaksin Sinovac dosis pertama  kepada anak-anak di kawasan Perumahan Layar Permai, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Jumat (17/12). Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Kabar baik untuk para orang tua, kini vaksinasi COVID-19 untuk anak 6-11 tahun sudah tersedia di Indonesia.

Hal ini bertujuan untuk mempercepat kekebalan kelompok dan menghindari infeksi COVID-19 pada anak-anak.

Maka dari itu para orang tua sudah seharusnya mengetahui apa saja syarat vaksinasi COVID-19 pada anak dan tentunya dapat memberi pemahaman kepada anaknya mengenai vaksinasi ini.

Lalu apa saja sebenarnya yang perlu dipersiapkan oleh orang tua sebelum melakukan vaksin COVID-19 pada anak?

Dokter spesialis anak, Dr dr Ariani Dewi Widodo, SpA(K), menjelaskan ada beberapa hal yang harus dipersiapkan serta diperhatikan oleh para orang tua sebelum melakukan vaksinasi COVID-19 pada anak.

Hal utama yang harus dipersiapkan adalah memiliki kondisi badan yang sehat. Jika ada riwayat penyakit maka harus dalam kondisi terkendali.

"Memastikan kondisi anak sehat tidak ada kontraindikasi, tidak demam, tidak sedang batuk pilek atau diare. Sebetulnya kalau ada infeksi ringan tidak papa. Tapi kalau infeksi itu masih akut hari pertama kedua apalagi ada demam sebaiknya ditunda dulu," jelas Ariani pada acara e-Life mengangkat judul 'Vaksin Anak dan Ancaman Omicron' Jumat (17/12/2021).

Selain itu jika anak-anak yang memiliki komorbiditas, para orang tua harus memastikan keadaan anak dengan dokter yang sudah biasa menanganinya

"Anak-anak yang memiliki komorbid bukan berarti tidak selalu mereka tidak boleh divaksin. Justru anak-anak yang memiliki komorbiditas misalnya dia ada keterbelakangan atau ada ketidakmampuan atau keterlambatan perkembangan justru mereka adalah anak-anak yang lebih berisiko terinfeksi COVID-19," pungkas dokter spesialis anak tersebut.

"Dan kadang-kadang pada saat mereka terinfeksi COVID-19 infeksinya lebih berat dibandingkan dengan anak-anak lain. Maka dari itu selalu terbaik adalah memastikan dulu ke dokter yang biasa menangani atau merawat yang paling tahu keadaan anak tersebut untuk dilakukan evaluasi," ujarnya.

Tidak hanya memperhatikan keadaan fisik, para orang tua juga harus mempersiapkan kondisi mental anak. Orang tua dapat memberikan pemahaman mengenai tujuan dari vaksinasi COVID-19.

"Mereka perlu dijelaskan, jangan dibohongi ya, gak boleh bilang oo kita mau pergi ke Taman Ria ternyata pergi vaksin. Alangkah baiknya kalau anak itu sejak awal sudah diberi tahu bahwa kita mau pergi vaksinasi. Kenapa kita harus pergi vaksinasi karena supaya kamu tidak mudah terkena COVID-19," jelas Ariani.

Tonton juga: 'Perjalanan Hidup Ade Rai, Dari Bulutangkis ke Binaraga'

[Gambas:Video 20detik]



(fds/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT