Minggu, 19 Des 2021 15:05 WIB

Stop! Jangan Sembarangan Beri Anak Parasetamol Usai Vaksin COVID, Ini Efeknya

Vidya Pinandhita - detikHealth
Vaksinator memberi vaksin Sinovac dosis pertama  kepada anak-anak di kawasan Perumahan Layar Permai, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Jumat (17/12). Tak boleh sembarangan beri paracetamol usai vaksin COVID-19 (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Vaksinasi COVID-19 untuk anak berusia 6-11 tahun sudah dimulai pada Selasa (14/12/2021). Dokter menganjurkan para orangtua untuk tidak langsung memberikan parasetamol pada anak pasca disuntik vaksin COVID-19. Mengapa demikian? Bukankah minum parasetamol bisa mengantisipasi demam pasca vaksinasi?

Ketua Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Prof Dr dr Hartono Gunardi, SpA(K), menyebut gejala kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) pada anak berusia 6-11 tahun hingga kini tergolong ringan. Di antaranya nyeri di area bekas suntikan, lemas, mengantuk, dan demam.

"Yang lokal nyeri pada suntikan yang biasa kita alami. Nyeri, kemerahan, bengkak di tempat suntikan, kemudian nyeri yang sistemik. Istilahnya (sistemik) agak menyeramkan, padahal yang dimaksud adalah lemas-lemas, ngantuk, anget-anget, atau demam," terangnya dalam konferensi pers virtual, Jumat (17/1/2021).

Namun Prof Hartono menegaskan, anak tak boleh diberikan parasetamol pasca vaksinasi COVID-19 jika tidak muncul demam. Ia khawatir jika parasetamol langsung diberikan, alih-alih mencegah timbul demam, malah bakal mengganggu kerja vaksin pada tubuh.

"Kalau timbul demam, kita berikan parasetamol. Tapi mohon dengan sangat, parasetamol jangan diberikan sebelum timbul demam. Kenapa? Karena kalau diberikan sebelum timbul demam akan mengganggu proses pembentukan antibodi terhadap kekebalan vaksin COVID tersebut sehingga kekebalan akan lebih rendah," terang Prof Hartono.

"Itu penelitian dengan vaksin yang lain seperti yang didapatkan pada anak-anak bayi pada umumnya. Nah untuk vaksin COVID ini memang belum diteliti, tapi amannya jangan diberikan obat penurun demam. Bila timbul demam, monggo diberikan," pungkasnya.



Simak Video "Tingkat Konsumsi Paracetamol Pengaruhi Pencemaran Teluk Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)