ADVERTISEMENT

Selasa, 21 Des 2021 10:55 WIB

Luhut 'Sindir' Banyak yang Belanja di Luar Negeri tapi Minta Karantina Gratis

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan (YouTube Sekretariat Presiden) Foto: Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan (YouTube Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyindir warga yang pulang dari luar negeri tapi meminta karantina gratis di RS Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet.

Hal ini disampaikan merespons isu penumpukan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta. Luhut mengatakan banyak pelaku perjalanan luar negeri dari kalangan orang kaya yang enggan menjalani karantina di tempat yang sudah ditetapkan pemerintah.

"Banyak yang belanja ke luar negeri, shopping, tidak mau karantina di hotel, padahal dia bisa. Dia minta supaya dia dikarantina di Wisma Atlet karena gratis," kata Luhut dalam update penanganan PPKM, Senin (20/12/2021).

Luhut menegaskan pemerintah akan menyiapkan sejumlah fasilitas karantina khusus bagi para pelaku perjalanan luar negeri agar tidak terjadi penumpukan. mengantisipasi melonjaknya pelaku perjalanan luar negeri yang tiba di Indonesia, pemerintah akan kembali menyiapkan tempat karantina tambahan untuk menjaga agar kondisi kepulangan mereka tetap kondusif dan sesuai protokol yang ada.

Lebih lanjut ia menegaskan karantina di Wisma Atlet harus sesuai aturan yang sudah ditentukan sebelumnya. Hanya kelompok tertentu yang bisa melakukan karantina di Wisma Atlet.

"Ini akan kita ambil tindakan orang-orang yang melakukan hal semacam ini," ujarnya.

Lihat juga Video: Pemerintah Pertimbangkan Karantina Wajib 14 Hari!

[Gambas:Video 20detik]



(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT