Satgas Ungkap Daftar Vaksin COVID-19 yang Siap Jadi Booster 2022

ADVERTISEMENT

Satgas Ungkap Daftar Vaksin COVID-19 yang Siap Jadi Booster 2022

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Selasa, 21 Des 2021 19:01 WIB
RI rencanakan pemberian vaksin COVID-19 dosis ketiga sebagai booster mulai Januari 2022. Vaksin booster itu nantinya akan diberikan secara gratis dan berbayar.
Vaksin booster COVID-19. (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Juru bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito memastikan pemerintah siap melaksanakan vaksinasi booster COVID-19 di 2022 mendatang. Adapun jenis vaksin COVID-19 yang sedang berproses izin daruratnya di BPOM adalah vaksin Sinovac hingga AstraZeneca.

"Saat ini pemerintah sudah mempersiapkan vaksinasi booster di tahun 2022, di antaranya adalah melakukan pengaturan sesuai dasar hukum yang memperkuat peraturan vaksinasi," beber Wiku dalam konferensi pers BNPB Selasa (21/12/2021).

"Kemudian BPOM tengah memproses izin emergency use of authorization (EUA) vaksin Pfizer, Sinovac dan Astrazeneca, selain itu vaksin Merah Putih dengan berbagai platform dan asal instansi juga akan dipersiapkan untuk digunakan sebagai vaksinasi booster," sambungnya.

Berbeda dengan keterangan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, ada sejumlah vaksin COVID-19 lain yang disiapkan untuk menjadi vaksinasi booster termasuk vaksin Nusantara. Vaksin Nusantara diketahui kini statusnya masih sebatas terapi berbasis pelayanan.

"Beberapa opsi untuk vaksin booster menggunakan vaksin Merah Putih, kemudian vaksin kerja sama dalam negeri termasuk Unair dan Biotis, Bio Farma dan LBM Eijkman, Kalbe Farma dan Genexin, plus vaksin Nusantara," katanya dalam konferensi pers PPKM, Senin (20/12/2021).

"Ini akan segera dimatangkan dan disiapkan regulasinya termasuk harga masing-masing vaksin tersebut," tambahnya.

Indonesia diketahui sudah mencatat 3 kasus Omicron, dan 11 kasus probable Omicron. Pemerintah akan memperpanjang masa karantina menjadi 14 hari jika kasusCOVID-19 meningkat signifikan.



Simak Video "Seputar Virus Covid-19 yang Diyakini Buatan Manusia"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT