Perusahaan bioteknologi dan produsen vaksin Moderna mengungkapkan bahwa dosis penguat vaksinnya (booster) mampu memberikan proteksi yang tinggi dari varian baru Covid-19 yakni Omicron.
Dilansir dari CNBC Indonesia, Rabu (22/12/2021), dalam rilis resmi hasil laboratorium, dosis booster Moderna dengan jumlah 50 mikrogram mampu meningkatkan penetral terhadap Omicron sekitar 37 kali lipat. Selain itu, riset tersebut juga menyebutkan, jika dosis tersebut diberikan secara penuh atau 100 mikrogram maka antibodi bisa main sampai 83 kali lipat.
Walaupun menghadirkan kabar baik, CEO perusahaan bioteknologi dan produsen vaksin Moderna, Stéphane Bancel mengatakan pihaknya masih berencana untuk melakukan pengujian suntikan booster.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk menanggapi varian yang sangat menular ini, Moderna akan terus dengan cepat memajukan kandidat booster khusus Omicron ke dalam pengujian klinis jika diperlukan di masa depan," ujar Bancel.
Tak hanya Moderna saja yang mengklaim booster mereka mampu untuk melawan varian baru. Namun jenis vaksin lainnya seperti Pfizer dan Sinovac juga mengatakan hal serupa.
Untuk Pfizer, perusahaan produsen vaksin tersebut pernah menyebut bahwa boosternya mampu menunjukan peningkatan hingga 25 kali lipat dalam antibodi penetral varian baru. Sementara itu, untuk booster Sinovac juga mengatakan hal serupa dengan mengatakan mampu menghasilkan lebih dari dua kali lipat tingkat antibodi penetral terhadap varian Omicron.
(ega/ega)











































