Sabtu, 25 Des 2021 16:01 WIB

Kronologi Varian Omicron Masuk RI, Kini 19 Orang Positif

Maulida Balqis - detikHealth
Sejumlah tenaga medis mengantar pasien COVID-19 dengan ambulans di kawasan Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Rabu (2/6). Kronologi varian Omicron masuk RI. (Foto: Pradita Utama)
Topik Hangat Omicron Masuk RI!
Jakarta -

Indonesia melaporkan kasus pertama COVID-19 varian Omicron pada Kamis (16/12/2021) lalu. Sejak saat itu, jumlah kasus varian Omicron di Indonesia bertambah menjadi 11 kasus.

Berdasarkan hasil Whole Genome Sequencing pada Jumat (24/12/2021), ditemukan 11 tambahan kasus baru varian Omicron di Indonesia. Dengan demikian, total kasus konfirmasi positif COVID-19 varian Omicron di Indonesia kini berjumlah 19 orang.

Melansir laman resmi Kementerian Kesehatan RI, ke-11 kasus baru ini merupakan Imported Case, yakni berasal dari pelaku perjalanan internasional yang baru kembali dari Turki, Jepang, Korea Selatan, dan Arab Saudi. Saat ini seluruhnya menjalani karantina di Jakarta.

Kesebelas kasus tersebut adalah:

1. DAH, laki-laki, 58 th, dari Turki
2. NAN, laki-laki, 21 th, dari Turki
3. SS, laki-laki, 53 th, dari Turki
4. ADS, laki-laki, 49 th, dari Turki
5. NF, perempuan, 59 th, dari Turki
6. ASPP, laki-laki, 21 th, dari Turki
7. R, laki-laki, 33 th, dari Jepang
8. AW, laki-laki, 32 th, dari Korea Selatan
9. RP, laki-laki, 40 th, dari Jepang
10. W, laki-laki, 44 th, dari Jepang
11. I, laki-laki, 28 th, dari Arab Saudi

Berikut kronologi temuan kasus varian Omicron di Indonesia hingga saat ini:

Kasus Pertama

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada Kamis (16/12/2021) mengumumkan adanya kasus COVID-19 varian Omicron di Indonesia. Kasus ini ditemukan pada seorang petugas kebersihan di RSDC Wisma Atlet Kemayoran Jakarta berinisial N.

N, pertama kali terdeteksi positif COVID-19 setelah melakukan skrining rutin petugas wisma atlet pada 8 Desember 2021. Sampel ini kemudian dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) pada 10 Desember 2021 untuk dilakukan Whole Genome Sequencing (WGS). Pada 15 Desember 2021, terungkap sebanyak 3 orang pekerja pembersih di Wisma Atlet positif COVID-19 dengan 1 orang positif varian Omicron. Hal ini kemudian diumumkan oleh Kemenkes pada 16 Desember 2021.

Diketahui, pasien N tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri. N juga disebutkan tidak mengalami gejala apa pun, baik batuk, demam, dan lainnya.

Kasus Kedua

Pada 10 Desember 2021, pasien MN kembali ke Indonesia usai melakukan perjalanan dari London. Sesampainya di Jakarta, MN menjalani pemeriksaan dan dinyatakan positif COVID-19 pada 14 Desember 2021.

Setelah dilakukan WGS, MN dikonfirmasi positif COVID-19 varian Omicron pada 16 Desember 2021. Pasien MN dilaporkan tidak mengalami gejala.

Kasus Ketiga

Pada 6 Desember 2021, pasien IKWJ pulang dari Amerika Selatan. Dalam penerbangannya, ia transit di tiga bandara yakni Tocumen, Schiphol, dan Changi. Pada 9 Desember 2021, pria berusia 42 tahun ini tiba di Jakarta dan menjalani karantina.

Pada tanggal 10 Desember 2021, IKWJ dinyatakan positif COVID-19 dengan dugaan varian Omicron. Sampelnya kemudian dikirim ke Balitbangkes untuk dilakukan WGS dan pada 17 Desember 2021, IK dikonfirmasi positif varian Omicon.

Seperti kasus sebelumnya, pasien IKWJ juga dilaporkan tidak mengalami gejala.

Kasus Keempat dan Kelima

Pada 21 Desember 2021, Kemenkes mengumumkan temuan kasus keempat dan kelima varian Omicron di Indonesia. Kedua kasus ini berasal dari pelaku perjalanan dari London, Inggris.

Setibanya di Indonesia, kasus keempat dan kelima menjalani pemeriksaan PCR dan hasilnya dinyatakan positif COVID-19. Setelah dilakukan WGS, keduanya dikonfirmasi positif varian Omicron pada 20 Desember 2021.

Kasus Keenam, Ketujuh, dan Kedelapan

Tiga kasus tambahan ini disampaikan Kemenkes pada 23 Desember 2021. Dua kasus merupakan pelaku perjalanan luar negeri dari Kongo dan satu dari Malaysia. Ketiga pasien ini dinyatakan positif COVID-19 setelah melalui WGS.

11 Kasus Terbaru

Pada Jumat (24/12/2021), Kemenkes kembali melaporkan kasus baru COVID-19 varian Omicron. Sebanyak 11 orang dikonfirmasi positif Omicron berdasarkan hasil Whole Genome Sequencing. Dengan demikian, total kasus varian Omicron di Indonesia kini menjadi 19 orang.

Ke-11 kasus ini merupakan Imported Case. Para pasien adalah pelaku perjalanan luar negeri yang masing-masing merupakan 6 pelaku perjalanan dari Turki, 3 dari Jepang, 1 dari Korea Selatan, dan 1 dari Arab Saudi. Saat ini semuanya menjalani karantina di Jakarta.

Sebagai catatan, tiga dari 11 pasien kasus baru varian Omicron dilaporkan mengalami gejala.

"Ada tiga pasien yang bergejala, (dari 11 kasus baru Omicron)," ungkap Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) dr Siti Nadia Tarmidzi kepada detikcom Jumat malam (24/12/2021).

"Gejala umum yang kita lihat batuk, kalau pegal susah bedain," lanjut dr Nadia.

Mengenai temuan kasus baru ini, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmidzi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dengan penyebaran varian Omicron yang terbilang sangat cepat. Ia juga meminta masyarakat untuk menunda perjalanan ke luar negeri dan disiplin menjalankan protokol kesehatan serta segera mengikuti vaksinasi COVID-19.

"Kesadaran diri untuk tidak bepergian terlebih dahulu harus dilakukan. Apalagi di tengah suasana libur Natal dan Tahun Baru ini penting bagi kita untuk saling menjaga satu sama lain," tegasnya.



Simak Video "Malaysia Konfirmasi Kasus Varian Omicron, Masuk Sebelum Afrika"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)
Topik Hangat Omicron Masuk RI!