Senin, 27 Des 2021 18:33 WIB

Status Gizi Anak Indonesia Meningkat, Obesitas Turun jadi 3,8 Persen!

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Ditengah percepatan pembangunan infrastruktur, Indonesia justru masih bergelut dengan stunting. Angka terbesar stunting berada di Nusa Tenggara Timur, begini potretnya. Status gizi anak meningkat. (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Kementerian Kesehatan memaparkan hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021. Hasil studi menunjukkan, angka obesitas pada anak mengalami penurunan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir menjadi 3,8 persen.

"Saya kira menurun sebanyak 0,7 persen dibandingkan 2019," papar Wakil Menteri Kesehatan dr Dante Saksono Harbuwono dalam konferensi pers virtual, Senin (27/12/2021).

Tercatat angka obesitas di Indonesia ada di 8 persen pada 2018, lalu turun 3,5 persen menjadi 4,5 persen di 2019, dan saat ini ada di angka 3,8 persen.

Berdasarkan data SSGI 2021 tersebut, dr Dante mengatakan status gizi di Indonesia terus membaik setiap tahunnya.

Selain angka obesitas menurun, wasting dan stunting juga mengalami penurunan. Saat ini angka stunting mengalami penurunan menjadi 24,4 persen dari sebelumnya di tahun 2019 sebesar 27,7 persen.

Sedangkan untuk wasting, pada 2018 sebesar 10,2 persen. Kemudian pada 2019 menurun menjadi 7,4 persen. Di 2021, wasting kembali merosot di angka 7,1 persen.

Berbeda dengan obesitas, stunting dan wasting, masalah berat badan kurang atau underweight malah mengalami peningkatan di 2021 yakni berada di angka 17 persen. Sebelumnya di tahun 2019, 16,3 persen dan di 2018 berada di angka 17,7 persen.

Kementerian Kesehatan sendiri telah melakukan studi gizi sejak 2019, sebagai upaya melakukan percepatan intervensi penanganan stunting.



Simak Video "Cegah Obesitas Anak, Dokter Spesialis Sarankan Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(any/up)