ADVERTISEMENT

Rabu, 29 Des 2021 12:22 WIB

Sudah Ada Transmisi Lokal Omicron, Ingat Masker Ini Tak Ampuh Tangkal Corona

Maulida Balqis - detikHealth
ilustrasi masker katub Ilustrasi masker katub yang tak efektif mencegah penularan Omicron (Foto: Getty Images/iStockphoto/oatawa)
Jakarta -

Kasus transmisi lokal varian Omicron telah ditemukan di Indonesia. Hal ini diumumkan langsung oleh Kementerian Kesehatan pada Selasa (28/12/2021) lalu. Mengingat varian Omicron memiliki penularan yang cukup cepat, maka berikut ini beberapa masker yang sebaiknya tak digunakan untuk menangkal virus Corona.

Pada Selasa (28/12/2021), Kemenkes mengumumkan seorang pria asal Medan terkonfirmasi positif COVID-19 varian Omicron dan merupakan kasus transmisi lokal. Pria berusia 37 tahun ini terdeteksi positif COVID-19 pada 26 Desember 2021.

Diketahui, pasien dengan kasus transmisi lokal ini sempat berkunjung ke restoran di kawasan SCBD pada 17 Desember 2021.

Melihat penyebaran Omicron yang terbilang cepat, masyarakat perlu lebih waspada dan berhati-hati agar tidak terpapar virus Corona varian ini.

Salah satu cara yang bisa dilakukan yakni dengan menggunakan masker. Namun, nyatanya tidak semua masker aman untuk menangkal virus Corona. Beberapa masker ini tidak disarankan untuk digunakan karena dinilai tidak efektif mencegah virus Corona.

1. Masker buff

Studi yang dilakukan oleh University of Duke menunjukkan masker buff, yang kerap digunakan para pengendara motor, adalah jenis masker yang paling tidak efektif menangkal virus Corona. Hal ini disebabkan karena masker buff tidak bisa menahan droplet saat kita berbicara.

"Kami menghubungkan ini dengan...tekstil (yang) memecah partikel-partikel besar menjadi partikel-partikel yang lebih kecil," kata dr Martin Fischer, ahli kimia, fisikawan dan penulis studi, dikutip dari CNBC.

Para ahli mengatakan bahwa masker buff lebih berisiko tinggi menularkan COVID-19 karena banyak droplet yang tidak mampu tersaring. Bahan masker ini juga disebut bisa memecah droplet menjadi partikel yang lebih kecil sehingga berisiko menyebarkan virus ke udara.

2. Masker katup

Dokter spesialis Agus Dwi Susanto, Sp P(K) dari Rumah Sakit Paru Persahabatan mengatakan masker katup berbahaya bila digunakan.

"Masker katup itu hembusan napas dari pemakai keluar, sehingga kalau (orang yang) memakai masker katup itu sakit COVID-19, maka udara yang keluar dari masker membahayakan sekitarnya, jadi tidak disarankan," ujar dr Agus Dwi Susanto, Sp P(K), kepada detikcom, Sabtu (27/11/2021).

3. Masker kain bukan jenis katun

Seorang ahli paru dari RS Persahabatan, dr Diah Handayani, SpP meminta masyarakat untuk tidak menggunakan masker kain dengan bahan selain katun. Ia mengatakan kriteria masker kain yang aman dipakai sehari-hari yakni yang memiliki tiga lapis bahan katun.

Diah menjelaskan bahwa masker kain yang menggunakan bahan lain umumnya tidak memiliki pori-pori serapat katun.

"Karena setiap lekukan itu kan bisa menampung kuman dari luar, makanya kebersihannya harus dijaga," ujarnya.

Lalu masker apa yang baik untuk menangkal virus Corona? Selengkapnya di halaman berikut.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Jenis Masker yang Perlu Diperhatikan Agar Terhindar dari Omicron"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Breaking News
×
Pondok Karya Mampang Banjir
Pondok Karya Mampang Banjir Selengkapnya