Rabu, 29 Des 2021 14:22 WIB

Omicron RI Jadi 68 Kasus di Tengah Kabar 'Tak Enak' dari WHO

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Ratusan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tiba di kawasan Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (16/12). Kasus varian Omicron terus bertambah. (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Menteri Kesehatan RI mengumumkan Indonesia ketambahan 21 kasus impor varian Omicron. Per Rabu (29/12/2021), ada 68 total pasien Omicron di Tanah Air.

"Tadi pagi kita temukan lagi 21 orang (pasien Omicron). Jadi total kasus hingga hari ini sebanyak 68 orang," kata Budi dalam konferensi pers, Rabu (29/12/2021).

Budi memaparkan tambahan ini terbanyak berasal dari Turki dan Uni Emirat Arab (UEA). Belum ada catatan tambahan kasus lokal Omicron darinya.

Sejauh ini hanya satu kasus transmisi lokal Omicron di Indonesia, tepatnya di Jakarta. Pasien yang terinfeksi adalah laki-laki usia 37 tahun yang tidak ada riwayat perjalanan ke luar negeri dalam beberapa bulan terakhir, ataupun kontak dengan pelaku perjalanan luar negeri.

Kabar ini datang tak lama setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyampaikan kabar kurang sedap mengenai varian Omicron. Lembaga PBB itu menyampaikan bahwa varian Omicron memiliki risiko yang cukup besar.

"Risiko keseluruhan yang terkait dengan varian baru yang menjadi perhatian Omicron tetap sangat tinggi," ungkap WHO.

Selain itu WHO menyebut bukti konsisten menunjukkan bahwa varian Omicron memiliki keunggulan pertumbuhan dibandingkan varian Delta dengan waktu penggandaan dua hingga tiga hari dan peningkatan pesat dalam kejadian kasus terlihat di sejumlah negara.



Simak Video "Kasus Omicron RI: Dari 414, 2 Orang Butuh Perawatan Oksigen"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)