Rabu, 05 Jan 2022 15:01 WIB

Waduh! CDC AS Tetapkan Status COVID-19 Singapura jadi 'Unknown'

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Singapura melaporkan kasus gejala berat dan angka pasien Corona rawat inap meningkat beberapa hari terakhir. Ratusan orang terinfeksi dari klaster perkantoran hingga asrama. Corona di Singapura. (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC) memperbarui level penularan COVID-19 di Singapura. Bukannya memberi nilai yang lebih baik, statusnya malah diubah menjadi 'unknown' atau level penularan COVID-19 yang tidak diketahui.

"Karena situasi saat ini di Singapura tidak diketahui, bahkan pelancong yang divaksinasi penuh pun berisiko terkena dan menyebarkan varian COVID-19," kata CDC dalam pembaruannya pada Selasa (4/1/2022), dikutip dari CNA.

CDC memperingatkan warga AS untuk menghindari perjalanan ke Singapura. Pun jika harus bepergian ke Singapura, pastikan sudah divaksinasi lengkap sebelum bepergian.

CDC menggunakan data COVID-19 yang dilaporkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan sumber resmi lainnya untuk menentukan tingkat pemberitahuan kesehatan perjalanan, menurut situs webnya.

"Jika suatu destinasi tidak memberikan data, tingkat pemberitahuan kesehatan perjalanan mereka ditetapkan sebagai 'unknown', wisatawan disarankan untuk mengikuti rekomendasi pemberitahuan kesehatan perjalanan Level 4," kata CDC.

Singapura sebelumnya berada dalam kategori risiko tertinggi dari sistem pemberitahuan kesehatan perjalanan CDC. Singapura ditempatkan di Level 4, yang menunjukkan "tingkat COVID-19 yang sangat tinggi", pada 18 Oktober tahun lalu.

Dalam seminggu menjelang tanggal reklasifikasi itu, Singapura rata-rata memiliki sekitar 3.071 kasus baru COVID-19 per hari.

Negara-negara lain yang diklasifikasikan oleh CDC AS memiliki tingkat COVID-19 yang "tidak diketahui" termasuk Afghanistan, Kamboja, Korea Utara, dan Suriah.



Simak Video "Status Penularan Covid-19 di Singapura Jadi 'Unknown'"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)