Sabtu, 08 Jan 2022 20:13 WIB

Pasien Omicron RI Bertambah 57: Mayoritas Vaksin Lengkap, Gejala Ringan

Vidya Pinandhita - detikHealth
Omicron adalah varian baru virus Corona. Virus ini pertama kali terdeteksi di Afrika. Pasien Omicron RI bertambah 57, mayoritas bergejala ringan dan sudah divaksinasi COVID-19. Foto: Getty Images/iStockphoto/loops7
Jakarta -

Kementerian Kesehatan melaporkan total kasus COVID-19 varian Omicron di Indonesia kini mencapai 318 kasus. Angka tersebut merupakan akumulasi setelah penambahan kasus baru pada Jumat (7/1/2021) sebanyak 57 kasus. Disebutkan, mayoritas dari pasien tersebut sudah menerima vaksin COVID-19 dosis lengkap.

Kemenkes melaporkan, 57 kasus baru tersebut terdiri dari 7 kasus transmisi lokal dan 50 kasus impor dari pelaku perjalan luar negeri.

"Secara kumulatif kasus paling banyak berasal dari Turki dan Arab Saudi. Kemudian kebanyakan kasus konfirmasi Omicron adalah mereka yang sudah lengkap vaksinasi COVID-19," terang Kemenkes dalam rilisnya, Sabtu (8/1/2022).

Seiring mayoritas pasien sudah menerima vaksin COVID-19, Kemenkes juga menyebut, mayoritas pasien COVID-19 varian Omicron di Indonesia tidak bergejala sama sekali atau hanya bergejala ringan seperti batuk dan pilek.

Kondisi tersebut mencerminkan vaksin COVID-19 efektif menekan gejala berat dan tingkat keparahan akibat COVID-19.

"Namun upaya vaksinasi saja tidak cukup, harus dibarengi dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Hal ini penting dilakukan untuk menjamin seseorang aman dari tertular maupun menularkan COVID-19 kepada orang lain," tulis Kemenkes.



Simak Video "Omicron Masuk RI, Ketua Satgas IDI Singgung Karantina 'Rp 40 Juta'"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/kna)